Bali – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus meningkatkan layanan keuangan termasuk kepada generasi Z melalui agen BRILink. Melalui program “Menabung Ya SimPel Aja” yang diselenggarakan di SMPN 2 Tabanan, Bali (10/10), Bank BRI bersinergi dengan sekolah untuk menghadirkan layanan BRILink di sekolah guna perluasan akses keuangan khususnya bagi segmen pelajar.
Kegiatan ini merupakan upaya Bank BRI dalam mendukung implementasi “One Student One Account” melalui Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB) yang memiliki fitur biaya bebas administrasi dan setoran terjangkau. Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo mengatakan, dengan adanya layanan BRILink yang dapat menyediakan layanan perbankan di SMPN 2 Tabanan, para siswa tidak lagi terkendala ketika ingin menabung.
“Bank BRI mengharapkan kegiatan ini dapat diperluas ke seluruh sekolah di Indonesia sehingga dapat meningkatkan akses inklusi keuangan dan budaya menabung kepada generasi Z, dengan demikian Agen BRILink juga berfungsi sebagai sarana bagi pelajar untuk mengenal perbankan,” imbuh Hari Purnomo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2019.
Para pelajar cukup membawa buku tabungan mereka ke sekolah dan langsung bisa transaksi di Agen Brilink. Tak hanya itu, Bank BRI juga menyiapkan platform pembukaan rekening berbasis mobile apps yang akan dilekatkan kepada Agen BRILink, sehingga para Agen BRILink bisa menjadi perpanjangan tangan petugas customer service yang selama ini bertugas melayani pembukaan rekening di Unit Kerja BRI.
Hari juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan sarana yang baik untuk memasyarakatkan Tabungan Simpel kepada para pelajar dan dapat menjadi momentum bagi semua pihak untuk terlibat secara langsung dalam literasi dan inklusi keuangan. “Sampai dengan Agustus 2019, Bank BRI telah berhasil mengimplementasikan program SimPel dengan perolehan lebih dari 21 juta rekening dan total simpanan lebih dari Rp.2 triliun,” ujar Hari.
Selain itu, pada kegiatan “Menabung Ya SimPel Aja” Bank BRI juga berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Komunitas Bank Sampah setempat untuk peduli akan lingkungan. Para siswa yang mengumpulkan dan menyetorkan sampah kepada bank sampah setempat akan mendapatkan tambahan saldo pada rekening Tabungan SimPel mereka.
“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan budaya menabung dan peduli lingkungan sejak dini kepada pelajar, sekaligus mendukung tercapainya target inklusi keuangan sebesar 75% pada tahun 2019 sebagaimana yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” tutup Hari. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More