Layanan BRI; Distribusikan uang saku haji. (Foto: Budi Urtadi)
Total banknotes yang akan didistribusikan dan diserahkan kepada 155.200 jamaah haji senilai Saudi Arabian Riyal (SAR) 232,8 juta. Ria Martati
Jakarta— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bekerja sama dengan Kementerian Agama RI mendistribusikan uang saku berupa banknotes atau uang kertas asing bagi jamaah haji yang akan berangkat pada tahun 1436H/2015M periode 21 Agustus hingga 17 September 2015.
Total banknotes yang akan didistribusikan dan diserahkan kepada 155.200 jamaah haji senilai Saudi Arabian Riyal (SAR) 232,8 juta. Pembagian banknotes akan didistribusikan melalui 18 embarkasi haji yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Melalui kerja sama dengan Kementerian Agama, BRI berkomitmen untuk memberikan kemudahan kepada jemaah haji Indonesia tahun 2015. Setiap jemaah akan mendapatkan banknotes sejumlah SAR1.500 dengan rincian 3 lembar pecahan SAR500 yang dimasukkan ke dalam amplop, ” ungkap Budi Satria, Corporate Secretary Bank BRI dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2015.
BRI juga membuka gerai Money Changer BRI di seluruh embarkasi sebagai layanan bagi jamaah haji untuk menukar banknote SAR pecahan kecil yaitu pecahan 1, 5, 10. Pecahan kecil dapat digunakan untuk membeli makanan, minuman, dan kebutuhan sehari-hari. BRI juga melayani penukaran uang dengan sistem bundling, dengan nominal Rp500 ribu, Rp1 juta, Rp2 juta, Rp5 juta dan Rp10 juta. Jamaah haji akan mendapatkan banknote SAR berbagai pecahan dengan kurs terbaik.
Penyerahan uang saku ke jemaah haji akan dilakukan melalui Panitia Pemeriksa dan Penerima Pekerjaan Pengadaan Banknotes Saudi Arabian Riyal (SAR) Living Cost yang telah dibentuk oleh Kementerian Agama Tingkat Provinsi setelah jemaah melakukan cek kesehatan dan menerima dokumen imigrasi.
”Kami berharap distribusi Living Cost Haji 1436H ini dapat membantu persiapan para calon jemaah haji,” pungkas Budi. (*)
@ria_martati
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More