Perbankan

BRI Dinobatkan BUMN Terbaik 2025 di Ajang The Asian Post Indonesia Economic Summit 2025

Poin Penting

  • BRI dinobatkan sebagai BUMN Terbaik 2025 dalam ajang The Asian Post – Indonesia Economic Summit dengan gelar Titanium Champion.
  • Hingga Juni 2025, kredit tumbuh 5,97 persen menjadi Rp1.416,62 triliun dengan kualitas kredit terjaga, NPL gross turun ke 3,23 persen.
  • BRI bukukan laba bersih Rp26,53 triliun pada paruh pertama 2025, aset tumbuh 6,52 persen menjadi Rp2.106,37 triliun.

Jakarta – Sebagai motor penggerak ekonomi rakyat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus membuka akses pembiayaan, pemberdayaan, dan edukasi bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Kinerja yang solid menempatkannya sebagai salah satu bank dengan fundamental paling sehat di Tanah Air.

Komitmen kuat BRI dalam mendukung ekonomi kerakyatan mendapat apresiasi pada ajang The Asian Post – Indonesia Economic Summit 2025, yang digelar di Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis, 2 Oktober 2025.

BRI masuk dalam jajaran “The Best State Owned Enterprise (SOE) 2025” dengan meraih penghargaan Titanium Champion – The Excellence Performance State-Owned Enterprise for 15 Consecutive Years: 2010–2024.

Baca juga: Ini Dia BUMN-BUMN Terbaik Peraih “The Asian Post – The Best SOE 2025”

Pengakuan tersebut didasarkan pada penilaian objektif The Asian Post Research terhadap kinerja keuangan BUMN periode 2023-2024. Dari 160 BUMN yang dirating, BRI berhasil mempertahankan predikat “Sangat Bagus” berkat performa solid sekaligus keberpihakan pada sektor produktif.

Pembiayaan Tumbuh Konsisten
BRI secara konsisten terus mendorong pembiayaan hingga ke daerah pelosok dan menyentuh semua lapisan masyarakat.

Maka tak mengherankan, hingga 30 Juni 2025 kredit BRI terus menunjukkan pertumbuhan hingga 5,97 persen secara tahunan. Angka tersebut mencapai Rp1.416,62 triliun dibandingkan Rp1.336,77 triliun pada periode sama tahun lalu.

Kualitas kredit juga terjaga, di mana rasio Non Performing Loan (NPL) gross turun ke 3,23 persen dan NPL net stabil di 0,99 persen.

Baca juga: Realisasi KUR BRI Tembus Rp114,28 Triliun per Agustus 2025

Di sisi penghimpunan dana, DPK BRI meningkat 6,65 persen menjadi Rp1.482,12 triliun. Komposisinya terdiri dari giro Rp414,48 triliun, tabungan Rp556,46 triliun, dan deposito Rp511,17 triliun.

Pendapatan bunga bruto tumbuh 2,59 persen menjadi Rp102,37 triliun, meski beban bunga ikut naik 2,07 persen ke Rp29,10 triliun. Namun, pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) tetap naik 2,80 persen menjadi Rp73,27 triliun dibanding periode sama 2024.

Di paruh pertama 2025, BRI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp26,53 triliun. Adapun, Capital Adequacy Ratio (CAR) 25,01 persen dan Loan to Deposit Ratio (LDR) 84,97 persen. Total aset juga tumbuh 6,52 persen menjadi Rp2.106,37 triliun dari Rp1.992,98 triliun pada Juni 2024.

Capaian ini menegaskan posisi BRI tidak hanya sebagai bank besar, tetapi juga sebagai penggerak utama inklusi keuangan dan ekonomi kerakyatan di Indonesia. (*) Ranu Arasyki Lubis

Yulian Saputra

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

9 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

11 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

11 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

11 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

11 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

12 hours ago