Perbankan

BRI dan Kemenkeu Kolaborasi Sukseskan Literasi Keuangan Lewat Penjualan ST010

Jakarta – Kembali menjadi mitra distribusi penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Seri ST010 yang dikeluarkan oleh pemerintah, PT Bank Rakyat Indonesia (Pesero) Tbk atau BRI terus berupaya meningkatkan minat investasi bagi para nasabahnya.

Untuk itu, upaya memaksimalkan penjualannya dilakukan oleh BRI dengan menyelenggarakan sales activity berupa talkshow “Wealth Tea Time”. Acara tersebut merupakan kolaborasi Wealth Management BRI dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI).

Penjualan ST010 dilakukan secara serentak dengan masa penawaran yang berlaku pada periode 12 Mei – 7 Juni 2023. Menawarkan dua jenis tenor, yakni Seri ST010-T2 dan ST010-T4, SBN ini memiliki jenis imbal hasil mengambang dengan batasan minimal (floating with floor) sebesar 6,25% per tahun untuk ST010-T2. Sementara sebesar 6,40% per tahun untuk ST010-T4. Adapun masing-masing akan jatuh tempo pada 10 Juni 2025 dan 10 Juni 2027.

Melalui acara “Wealth Tea Time”, BRI berupaya untuk terus meningkatkan penjualan serta turut menyukseskan penjualan ST010. Dengan turut mengundang perwakilan dari Kemenkeu RI sebagai salah satu narasumber, hal ini diharapkan dapat meningkatkan antusias serta minat para peserta untuk turut berinvestasi melalui produk ST010.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, dengan dilaksanakannya acara ini, ia berharap dapat menjadi wujud dan bukti nyata bahwa BRI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada para nasabahnya.

“Selain itu, kolaborasi ini juga dilakukan untuk mendukung pengembangan pasar keuangan syariah, dan memperkuat pasar modal di Indonesia,” ujar Handayani dalam keterangan resmi, Rabu 28 Juni 2023.

Sebagai informasi, ST010 memiliki karakter yang cukup menarik sebab penjualannya berbasis green sukuk yang merupakan instrumen keuangan inovatif berbasis syariah. Hal ini turut mendukung komitmen Indonesia dalam memerangi perubahan iklim yang berwawasan lingkungan.

BRI terus melakukan kegiatan literasi finansial dalam Upaya memberikan layanan One Stop Financial Solution kepada para nasabahnya. Dengan demikian diharapkan hal ini menjadi wujud serta bukti nyata bahwa BRI terus berkomitmen untuk tumbuh dan memberikan layanan terbaik kepada para nasabahnya. (*)

Editor: Galih Pratama  

Irawati

Recent Posts

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Jakarta - Banyak orang masih percaya bahwa penyakit kritis hanya untukusia lanjut. Selama tubuh terasa kuat dan aktivitas berjalan normal, risiko kesehatan sering dianggap sebagai kekhawatiran “nanti saja”. Padahal, tren global menunjukan cerita berbedayang mana penyakit kritis kini juga sering terjadi pada usia produktif.  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 September 2025 mencatat bahwa penyakit tidak menular menyebabkan 74… Read More

2 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

49 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

4 hours ago