Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk kembali memperkuat kerjasama dengan Investree dalam penyaluran kredit berplatform online atau pinjaman online. Penandatanganan kerjasama ini merupakan kelanjutan Perjanjian Kerjasama (PKS) tentang Penyaluran Pendanaan Melalui Platform Investree yang telah dilaksanakan pada Juni 2018 silam.
Direktur Ritel dan Menengah Bank BRI Supari dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019 mengungkapkan, kolaborasi ini akan memperkuat segmen bisnis UMKM Bank BRI. Melalui kerjasama dengan Investree ini, BRI berharap dapat memperluas penetrasi bisnis pinjaman kepada nasabah-nasabah yang bankable namun selama ini belum reachable.
“Dengan penggunaan platform Investree untuk proses pembiayaan, kami dapat menjangkau Nasabah UMKM lebih luas lagi,” ujar Supari.
Pembaruan kerjasama ini merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus berinovasi dalam memberikan kemudahan akses kepada para calon nasabah UMKM BRI untuk pengajuan pinjaman melalui platform online. Penggunaan platform online, secara umum akan memberikan kemudahan nasabah untuk mengajukan pinjaman dengan mudah, cepat dan aman.
Selain itu, jangka waktu pinjaman lebih fleksibel yang dapat disesuaikan hingga 180 hari kalender.
Dalam kurun 1 tahun (yoy), kerjasama antara Investree dan Bank BRI telah berhasil menyalurkan pinjaman lebih dari Rp114,7 miliar dengan tingkat NPL 0%. Melalui kerjasama ini, BRI juga telah membuktikan komitmennya untuk turut mendukung perkembangan bisnis ekonomi kreatif di Indonesia.
“Kami sangat optimis dengan kerjasama ini BRI dapat memberikan manfaat dengan pangsa pasar yang lebih luas lagi,” ucap Supari. (*)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More