BRI; Bisnis tak terganggu. (Foto: Paulus Yoga)
Laba didorong kenaikan pendapatan yang tumbuh tinggi. Ria Martati
Jakarta–PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan laba bersih Rp11,8 triliun sepanjang semester pertama 2015, sementara periode yang sama tahun lalu laba bersih BRI tercatat Rp11,72 triliun.
Raihan laba BRI didorong oleh perolehan total pendapatan yang mencapai Rp46,2 triliun atau tumbuh 19,5%.
Perolehan total pendapatan tersebut berasal dari peningkatan interest income (pendapatan bunga ) yang naik 18,4% secara year on year menjadi Rp39,9 triliun. Perolehan pendapatan bunga itu merupakan penyumbang terbesar yaitu 86,4% dari total pendapatan.
Sementara pendapatan nonbunga mencapai Rp5,6 triliun atau tumbuh 46,9% dibanding periode yang sama sebelumnya. Pendapatan nonbunga didominasi oleh peningkatan fee based income yang tumbuh 32,4% yoy menjadi Rp3,5 triliun.
Di sisi kredit, total kredit yang disalurkan BRI mencapai Rp503,6 triliun tumbuh 9,7% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan kredit tersebut diiimbangi dengan kualitas kredit yang terjaga dimana NPL net tercatat 0,6% dan NPL gross sebesar 2,3%. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencatat pertumbuhan 17,3% secara yoy menjadi Rp573,1 triliun. (*)
@ria_martati
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More
Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More
Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More
Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More
Poin Penting OJK dan Kemenkeu berkoordinasi menurunkan bunga kredit melalui penempatan dana pemerintah dan pengendalian… Read More