Headline

BRI Caplok 35% Saham Bahana Artha Ventura

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) resmi mengakuisisi PT Bahana Artha Ventura. Adapun nilai akuisisi perusahaan modal ventura tersebut sebesar 71.207 lembar saham baru atau setara dengan 35 persen saham Bahana Artha Ventura (Transaksi Afiliasi).

Seperti dikutip dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan BRI di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 27 November 2017 menyebutkan, adapun nilai transaksi Bahana Artha Ventura tersebut mencapai Rp71,32 miliar untuk 71.207 saham baru yang dikeluarkan oleh Bahana Artha Ventura.

Adapun pihak-pihak yang melakukan Transaksi Afiliasi dengan Perseroan yakni Bahana Artha Ventura sebagai investee, Bank Rakyat Indonesia sebagai investor, dan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) sebagai induk usaha atau Pemegang Saham Mayoritas Bahana Artha Ventura.

Dengan adanya Transaksi Afiliasi ini, maka kepemlikian BPUI sebagai induk usaha dari 99,45 persen menjadi 64,65 persen dan saham Koperasi Karyawan BPUI dari 0,55 persen menjadi 0,35 persen. Sementara modal disetor atau ditempatkan ikut meningkat dari Rp132,24 miliar menjadi Rp203,45 miliar.

Sebelumya, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, aksi korporasi BRI yang mengakuisisi Bahana Artha Ventura untuk meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan mengoptimalkan program pemerintah yang ada.

Direktur BRI Sis Apik Wijayanto juga sempat mengungkapkan, langkah akuisisi Bahana Artha Ventura yang dilakukan Bank BRI ini memang sebelumnya sudah masuk dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) dan juga sudah mendapat persetujuan dari Kementerian BUMN. Akuisisi ini juga untuk memperkuat Holding Keuangan yang akan terbentuk.

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 35 tanggal 10 November 2017 yang dibuat di hadapan Hadijah, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bahana Artha Ventura saat ini adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

1. Presiden Komisaris: Hari Gursida
2. Komisaris: Dwijanti Tjahjaningsih

Jajaran Direksi:

1. Plt. Direktur Utama & Direktur Operasional: Supomo
2. Direktur Pembiayaan: Agus Wicaksono. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Konsumsi Diproyeksi Pulih 2026, Bank Mandiri Ungkap Faktor Pendorongnya

Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More

34 mins ago

OJK Ungkap Perkembangan Spin Off UUS Perusahaan Multifinance

Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More

56 mins ago

Cek Rekening! BRI Cairkan Dividen Interim Rp20,6 Triliun Hari Ini

Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More

1 hour ago

Kasus “Sritex” Yuddy Renaldi dan Direksi BPD, Ketika Prosedur Dikriminalisasi, Bankir “Diberangus”

Oleh Tim Infobank KASUS yang menjerat Yuddy Renaldi, Direktur Utama (Dirut) Bank BJB di Pengadilan… Read More

2 hours ago

OJK Terbitkan Aturan Penilaian Tingkat Kesehatan Sektor PPDP, Ini Poin-poinnya

Poin Penting OJK terbitkan POJK 33/2025 untuk menyempurnakan kerangka penilaian tingkat kesehatan sektor perasuransian, penjaminan,… Read More

3 hours ago

IASC Selamatkan Dana Korban Scam Rp402,5 Miliar hingga Akhir 2025

Poin Penting IASC menerima 411.055 laporan scam dengan total kerugian Rp9 triliun dan berhasil menyelamatkan… Read More

3 hours ago