Poin Penting
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) berhasil memborong tiga penghargaan dalam ajang Top 20 Financial Institutions 2025 yang digelar The Finance member of Infobank Media Group di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025.
Pertama, bank pelat merah ini menyabet penghargaan Top 20 Financial Institutions 2025 untuk Kategori Bank Beraset Rp500 Triliun ke Atas.
Kemudian, BRI juga berhasil membawa pulang penghargaan Golden Star Award 2025 Kategori Bank Aset Rp500 Triliun ke Atas. Terakhir, Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah dinobatkan sebagai Best CFO 2025.
Pemilihan Best CFO 2025 dilakukan dengan mempertimbangkan tiga aspek utama, yakni skor perusahaan dalam kajian “Top 20 Lembaga Keuangan 2025”, ukuran perusahaan, dan hasil penilaian redaksi The Finance.
Baca juga: 177 Lembaga Keuangan Dianugerahi Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2025
Hasilnya, Viviana memenuhi ketiga kriteria tersebut karena berhasil memberikan kontribusi signifikan terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan.
Adapun untuk penghargaan Top 20 Financial Institutions 2025 dinilai berdasarkan kinerja perseroan yang konsisten positif dari Juni 2023 hingga Juni 2025.
Dalam laporan keuangannya, BRI Mencatatkan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp26,53 triliun hingga enam bulan pertama tahun 2025.
Kinerja intermediasi BRI juga tetap tumbuh solid. Kredit bank yang dekat dengan ‘wong cilik’ ini tumbuh 5,97 persen yoy atau menjadi Rp1.416,62 triliun di Juni 2025 ketimbang tahun lalu di periode yang sama sebesar Rp1.336,77 triliun.
Sejurus dengan itu, pendapatan bunga BRI meningkat 2,59 persen yoy menjadi Rp102,376 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya pada periode sama yang sebesar Rp99,790 triliun. Namun, beban bunga meningkat 2,07 persen menjadi Rp29,101 triliun, dibanding tahun sebelumnya Rp28,512 triliun.
Meski demikian, BRI pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tetap tumbuh 2,80 persen menjadi Rp73,27 triliun dari sebelumnya Rp71,27 triliun pada semester I 2024.
Di samping itu, kualitas kredit BRI membaik di semester I 2025, dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross turun menjadi 3,23 persen dan NPL net sebesar 0,99 persen.
Baca juga: Konsisten Catatkan Kinerja Positif, BRI Life Raih 3 Penghargaan Bergengsi dari The Finance
Dari sisi penghimpunan, dana pihak ketiga (DPK) BRI berhasil tumbuh 6,65 persen Rp1.482,12 triliun di enam bulan pertama 2025. Jika dirinci, komposisi giro Rp414,48 triliun, tabungan Rp556,46 triliun, dan deposito Rp511,17 triliun.
Menutup paruh pertama tahun 2025, BRI mencatatkan pertumbuhan total aset yang naik 6,52 persen yoy menjadi Rp2.106,37 triliun di Juni 2025 dari Rp1.992,98 trilun pada tahun sebelumnya atau Juni 2024. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More