Perbankan

BRI Borong 3 Penghargaan Prestisius dari The Finance

Poin Penting

  • BRI meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Top 20 Financial Institutions 2025 dari The Finance.
  • Tiga penghargaan tersebut di antaranya yakni Top 20 Financial Institutions Award, Golden Star Award, dan Best CFO 2025 untuk Direktur Keuangan Viviana Dyah.
  • Hingga Juni 2025, BRI mencatat laba bersih konsolidasi Rp26,53 triliun dengan pertumbuhan kredit 5,97 persen menjadi Rp1.416,62 triliun serta NII naik 2,80 persen menjadi Rp73,27 triliun.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) berhasil memborong tiga penghargaan dalam ajang Top 20 Financial Institutions 2025 yang digelar The Finance member of Infobank Media Group di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025.

Pertama, bank pelat merah ini menyabet penghargaan Top 20 Financial Institutions 2025 untuk Kategori Bank Beraset Rp500 Triliun ke Atas.

Kemudian, BRI juga berhasil membawa pulang penghargaan Golden Star Award 2025 Kategori Bank Aset Rp500 Triliun ke Atas. Terakhir, Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah dinobatkan sebagai Best CFO 2025.

Pemilihan Best CFO 2025 dilakukan dengan mempertimbangkan tiga aspek utama, yakni skor perusahaan dalam kajian “Top 20 Lembaga Keuangan 2025”, ukuran perusahaan, dan hasil penilaian redaksi The Finance.

Baca juga: 177 Lembaga Keuangan Dianugerahi Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2025

Hasilnya, Viviana memenuhi ketiga kriteria tersebut karena berhasil memberikan kontribusi signifikan terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan.

Adapun untuk penghargaan Top 20 Financial Institutions 2025 dinilai berdasarkan kinerja perseroan yang konsisten positif dari Juni 2023 hingga Juni 2025.

Dalam laporan keuangannya, BRI Mencatatkan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp26,53 triliun hingga enam bulan pertama tahun 2025.

Kinerja intermediasi BRI juga tetap tumbuh solid. Kredit bank yang dekat dengan ‘wong cilik’ ini tumbuh 5,97 persen yoy atau menjadi Rp1.416,62 triliun di Juni 2025 ketimbang tahun lalu di periode yang sama sebesar Rp1.336,77 triliun.

Sejurus dengan itu, pendapatan bunga BRI meningkat 2,59 persen yoy menjadi Rp102,376 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya pada periode sama yang sebesar Rp99,790 triliun. Namun, beban bunga meningkat 2,07 persen menjadi Rp29,101 triliun, dibanding tahun sebelumnya Rp28,512 triliun.

Meski demikian, BRI pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tetap tumbuh 2,80 persen menjadi Rp73,27 triliun dari sebelumnya Rp71,27 triliun pada semester I 2024.

Di samping itu, kualitas kredit BRI membaik di semester I 2025, dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross turun menjadi 3,23 persen dan NPL net sebesar 0,99 persen.

Baca juga: Konsisten Catatkan Kinerja Positif, BRI Life Raih 3 Penghargaan Bergengsi dari The Finance

Dari sisi penghimpunan, dana pihak ketiga (DPK) BRI berhasil tumbuh 6,65 persen Rp1.482,12 triliun di enam bulan pertama 2025. Jika dirinci, komposisi giro Rp414,48 triliun, tabungan Rp556,46 triliun, dan deposito Rp511,17 triliun.

Menutup paruh pertama tahun 2025, BRI mencatatkan pertumbuhan total aset yang naik 6,52 persen yoy menjadi Rp2.106,37 triliun di Juni 2025 dari Rp1.992,98 trilun pada tahun sebelumnya atau Juni 2024. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

9 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

10 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

11 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

16 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

17 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago