News Update

BRI Bidik Pertumbuhan Kredit Konsumer 25%

Jakarta– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) optimis dapat meningkatkan angka pertumbuhan kredit konsumer perusahaan hingga double digit atau mencapai 25 persen. Untuk mencapai angka itu, BRI akan memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya fintech.

“Bisnis kredit konsumer target nya tumbuh 23 persen hingga 25 persen, artinya optimis bisa tumbuh baik di 2018, meskipun banyak yang khawatir dengan tahun politik tapi masih banyak opportunity yang bisa di ambil,” ungkap Direktur Konsumer BRI, Handayani usai menghadiri penandantanganan nota kesepahaman atas kerja sama dengan GO-PAY di Innovation Centre, Kantor Pusat Bank BRI, Jakarta, Senin 5 Maret 2018.

Dirinya menambahkan, kerjasama dengan platfom pembayaran GO-JEK tersebut juga dapat menggenjot angka penyaluran kredit BRI pada tahun ini salah satunya melalui kredit pembiayaan kendaraan bermotor.

Baca juga: BRI Gandeng GO-PAY Perluas Penetrasi Layanan Perbankan

“Kita juga bisa bantu dengan kredit kendaraan bermotor untuk driver GO-JEK yang jumlahnya jutaan seluruh Indonesia ini merupakan potensi market bagi mereka yang yang membutuhkan akses kendaraan sepeda motor baru,” tambah Handayani.

Sebagai informasi, hingga akhir tahun 2017 kemarin penyaluran kredit BRI secara konsolidasi sebesar Rp739,3 triliun masih didominasi oleh penyaluran kredit mikro yakni sebesar Rp239,5 triliun.

Sementara kredit konsumer Rp114,6 triliun, kredit ritel dan menengah Rp197,8 triliun dan kredit korporasi Rp187,4 triliun. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Defisit APBN Tembus 2,92 Persen, Airlangga: Masih Aman

Poin Penting Defisit APBN 2025 tercatat 2,92 persen dari PDB, melebar dari target 2,53 persen,… Read More

18 hours ago

Bank Muamalat Klarifikasi Isu Dana Nasabah Hilang, Ini Penjelasan Resminya

Poin Penting Bank Muamalat menegaskan isu dana nasabah hilang tidak benar, karena video viral terkait… Read More

18 hours ago

Utang Paylater Warga RI di Bank Tembus Rp26,20 Triliun per November 2025

Poin Penting Utang paylater perbankan mencapai Rp26,20 triliun per November 2025, tumbuh 20,34 persen (yoy)… Read More

18 hours ago

OJK Kini Punya Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Apa Tugasnya?

Poin Penting OJK membentuk Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah untuk mendorong pertumbuhan… Read More

19 hours ago

Profil dan Kekayaan Yaqut Cholil, Mantan Menag yang Kini Tersangka Kasus Kuota Haji

Poin Penting KPK menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan… Read More

19 hours ago

IHSG Ditutup Menguat di Level 8.936, HILL hingga APLN Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0,13 persen ke level 8.936,75, dengan transaksi mencapai… Read More

19 hours ago