Terapkan Prinsip ESG
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, (BRI) membidik angka pertumbuhan kredit hingga 7% pada tahun 2021. Target tersebut cukup optimistis ditengah kontraksi kredit secara industri sebesar -2,41% di sepanjang 2020.
Direktur Utama BRI Sunarso menyatakan, BRI masih menyumbang kontribusi yang positif pada penyaluran kredit di tahun 2020, namun pihaknya masih belum mau menyampaikan angka pertumbuhan kredit tahun lalu.
“Target pertumbuhan yang dicanangkan BRI yakni pertumbuhan kredit di 2021 Insyaallah ingin kita tumbuhkan sekitar 6%. Syukur kalo bisa 7%,” kata Sunarso saat menghadiri konfrensi pers RUPS-LB BRI secara virtual di Jakarta, Kamis 21 Januari 2021.
Sunarso mengatakan, kedepannya BRI akan tetap fokus pada penyaluran kredit ke UMKM. Dimana BRI membidik porsi penyaluran kredit UMKM sebesar 85% pada tahun mendatang.
Sementara itu, untuk memperbesar dukungan dan pemberdayaan bagi UMKM dan pelaku usaha ultra mikro, BRI juga akan mendorong digitalisasi proses penyaluran pembiayaan. Melalui digitalisasi, pelayanan keuangan secara cepat dan berbiaya rendah (go faster and go cheaper) bisa dilakukan BRI.
Sebagai informasi saja, pada Kuartal II-2020 BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp935,35 triliun atau masih bisa tumbuh sebesar 4,86% bila dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp891,97 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More