Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) optimis dapat menggenjot penyaluran kredit miliknya pada tahun 2021 ditengah ketidak pastian pandemi covid-19.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan pihaknya membidik pertumbuhan kredit 5% secara tahunan pada 2021 mendatang.
“BRI harus tumbuh 4% sampai 5% karena harus di atas rata-rata industri,” ujar Sunarso lada diskusi virtual di Jakarta, Rabu 25 November 2020.
Dirinya optimis UMKM mampu bangkit hingga tahun 2021 mendatang sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi. Terlebih BRI terus memfokuskan diri pada penyaluran kredit di segmen usaha mikro hingga kecil.
Sunarso juga mengatakan, sebagai dukungan pemulihan ekonomi nasional pihaknya telah melakukan restrukrurisasi kredit nasabah terdampak covid-19 hingga Rp192,2 trilun dengan menjangkau 2,95 juta nasabah.
Sebagai informasi saja, BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp935,35 triliun pada Kuartal III-2020 atau masih tumbuh sebesar 4,86% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp891,97 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More
Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More
Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More
Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More