News Update

BRI Bidik 300.000 Nasabah Kartu Kredit Baru di 2018

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada tahun 2018 ini optimis dapat menumbuhkan angka pengguna kartu kredit hingga double digit. Tak tanggung-tanggung, BRI optimis dapat menggaet 300.000 nasabah kartu kredit baru di tahun ini.

“Sepanjang tahun 2018 kami menargetkan 300.000 kartu kredit baru atau dapat tumbuh kisaran 20 persen,” ungkap Direktur Konsumer BRI Handayani setelah peluncuran Kartu Kredit (KK) BRI World Access di Jakarta, Selasa 30 Januari 2018.

Handayani juga menyebut, target tersebut merupakan salah satu upaya Bank BRI untuk mendorong cashless society di Indonesia.

Dirinya menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan terus menggenjot pemasaran dari setiap produk kartu kredit baru miliknya salah satunya ialah kartu kredit Special Asian Games, serta Kartu Kredit BRI World Access yang baru di luncurkan hari ini.

Hingga akhir tahun 2017, kinerja kartu kredit BRI mencatatkan kinerja yang positif. Hal tersebut terlihat dari peningkatan jumlah kartu, sales volume, outstanding, dan fee based income kartu kredit BRI sepanjang tahun 2017.

Hingga 31 Desember 2017, total kartu kredit BRI yang telah diterbitkan tercatat sejumlah 1,6 juta kartu atau meningkat sebesar 35 persen dibandingkan tahun 2016.

Sementara sales volume kartu kredit BRI juga meningkat sebesar 35 persen secara year on year. Peningkatan sales volume diikuti dengan kenaikan outstanding kartu kredit BRI sebesar 24,57 persen (yoy) pada 2017. Kinerja tersebut telah menyumbangkan fee based income (FBI) sehingga pada 2017 tumbuh sebesar 55,48 persen (yoy).

Lebih lanjut Handayani menjelaskan, pertumbuhan bisnis Kartu Kredit yang meningkat dari tahun ke tahun tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan perseroan seperti penataan segmentasi dan positioning produk disesuaikan dengan target market yang ada.

“Bank BRI terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik ke seluruh nasabah, termasuk di segmen premium dan terus berinovasi mengikuti tren pasar serta kebutuhan nasabah,” tutupnya. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

3 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

4 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

6 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

8 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

8 hours ago