Categories: News UpdatePerbankan

BRI Beri Pendampingan Pelaku UMKM Inspiratif Delivery Telur

Denpasar – Tak pernah terbayang di benak Wayan Bagiana (48), karyawan bidang periklanan di Sanur, Bali yang terpaksa dirumahkan pasca Covid-19 mewabah. Karena tak dapat penghasilan selama dirumah, dirinya banting setir memulai usaha jualan pesan antar atau delivery telur supaya bisa mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Mulanya ia mencoba menjual telur sebanyak 160 krat (1 krat berisi 30 butir) lewat bantuan modal pinjaman dari rekan-rekannya. Tiap 1 krat telur Wayan menjual seharga Rp38 ribu. Tak disangka, 160 krat laku dijualnya dalam waktu setengah hari. Permintaan dari hari ke hari selalu bertambah. Wayan pun memberanikan diri untuk menambah persediaannya, namun terkendala dari sisi supply. Di tengah wabah, dirinya hanya mendapatkan pasokan dari daerah Karang Asem sebanyak 250 krat tiap minggunya.

Melihat kendala tersebut, melalui Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto menyampaikan BRI telah mengunjungi rumah Wayan untuk berkomunikasi secara langsung sekaligus memberikan pendampingan yakni menghubungkan Wayan dengan beberapa peternak ayam yang sudah lama menjadi nasabah BRI.

“Dengan tersambungnya beberapa akses informasi penyedia telur, harapan Kami, Wayan bisa mendapatkan pasokan telur sehingga dapat memenuhi permintaan pelanggannya yang semakin bertambah. Tentunya, usahanya juga semakin berkembang,” tambah Amam melaui keterangan resminya, Minggu 12 April 2020.

Dalam sambungan telepon, Wayan mengungkapkan bahwa banyak permintaan barang pokok selain telur dari para pelanggannya, sehingga Dia berencana untuk menambah jenis barang yang akan dijual, seperti beras dan gula. Dia juga menyampaikan, masyarakat lebih nyaman untuk berbelanja dari rumah dan minta barang diantarkan secara langsung.

“Sebagai bentuk komitmen BRI dalam memberdayakan pelaku UMKM, Kami tidak hanya memberikan layanan pendampingan usahanya saja, namun BRI juga mempertimbangkan Wayan untuk menjadi mitra Agen BRILink. Dengan begitu, Wayan bisa mendapatkan pendapatan tambahan dengan memberikan layanan perbankan kepada pelanggannya ketika mengantarkan telur atau barang pesanan lainnya,” pungkas Amam. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

8 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

9 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

11 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

12 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

12 hours ago

KEK Industropolis Batang Gandeng JPEN Kembangkan EBT 180 MW

Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More

12 hours ago