CSR

BRI Bantu Tekan Angka Stunting Lewat Program TJSL

Jakarta – Angka stunting di Indonesia saat ini masih sangat tinggi. Berdasarkan data Survei Status Gizi Nasional (SSGN) 2022, prevalensi stunting di Indonesia berada di kisaran angka 21,6 persen. Jumlah tersebut menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 24,4 persen.

Walaupun prevalensi stunting di Indonesia mengalami penurunan, namun angka tersebut dinilai masih relatif tinggi, mengingat target prevalensi stunting Indonesia di tahun 2024 ditargetkan sebesar 14 persen dan standar organisasi kesehatan dunia (WHO) di bawah 20 persen.

Untuk menekan angka stunting, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, (BRI) pun turut berkontribusi. Salah satunya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini juga sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) BUMN PER-05/MBU/04/2021 tentang TJSL BUMN.

Baca juga: BRI Kembangkan Talenta Digital yang Kompeten dan Berkualitas

Dalam hal ini, Bank BRI memberikan manfaat di bidang kesehatan bagi ratusan masyarakat Jabodetabek berupa bantuan paket makan  bergizi bagi anak-anak dan ibu yang membutuhkan, terutama pada kasus gangguan pertumbuhan seperti stunting. Harapannya, kegiatan ini sapat menurunkan angka stunting.

“Ini merupakan bentuk kepedulian BRI bagi generasi penerus bangsa sekaligus membantu pemerintah memerangi stunting di Indonesia. Kami pastikan bantuan ini dapat tersalurkan kepada penerima dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujar Regional CEO Jakarta 2 Bank BRI, Suyitno dikutip 9 Oktober 2023.

Adapun bantuan yang diberikan sebanyak 33.333 paket yang disalurkan di Jabodetabek. Bantuan tersebut disalurkan melalui lembaga T Care. Bantuan tersebut merupakan program TJSL, yakni bagian dari BRI Peduli dan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh Bank BRI.

Sebagai sustainable health dan bentuk upaya bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kolaborasi dalam memperluas ekosistem kesehatan nasional, tidak menutup kemungkinan ke depannya BRI akan bersinergi dengan stakeholder lain melalui sinergi BUMN untuk memperluas ekosistem kesehatan di wilayah Indonesia. 

Baca juga: CIMB Niaga Syariah Ajak Nasabah Bantu Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

“BRI akan terus menyapa nasabah dan masyarakat, tidak hanya melalui berbagai program terkait dengan keuangan saja dan juga terus melakukan kegiatan sosial. Diantaranya pendampingan pengembangan UMKM dengan pengolahan keuangan, peningkatan kemampuan potensi sekitar area BRI Cibubur,” tambah Yulizar Verda Pemimpin BRI Cabang Cibubur.

Sementara itu Direktur Ekskutif Tunamuda Care (T-Care), Heri Kurniawan mengucapkan terima kasih dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Jabodetabek khususnya anak-anak stuting dan bisa berguna mempercepat penuntasan stuting. Kegiatan yang sama dapat dilakukan bank-bank lain dan perusahaan, hingga anak-anak Indonesia tumbuh dengan sehat. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Pengguna Jago Terhubung Bibit-Stockbit Tembus 3 Juta, Investasi Naik 80 Persen

Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More

2 hours ago

OJK Tekankan Transparansi dalam Reformasi Pasar Modal RI

Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More

3 hours ago

Sibuk Kerja dan Kejar Deadline?

Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More

4 hours ago

IHSG Masih Tertekan, OJK Minta Investor Pasar Modal Tetap Tenang

Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More

5 hours ago

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KONI, Klaim Atlet Tembus Rp31 Miliar

Poin Penting BPJS Ketenagakerjaan dan KONI memperluas perlindungan atlet, dengan 265 ribu pelaku olahraga terdaftar… Read More

5 hours ago

Simak! Ini Hasil Pertemuan OJK dan BEI dengan MSCI

Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More

6 hours ago