Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) ikut turut serta dalam mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini dilakukan dengan mengakuisisi BUMDes melalui agen branchless banking, yaitu Agen BRILink. Hingga Juni 2019, aktivitas para Agen BRILink yang turut mendukung pengembangan BUMDes BRI kini telah hadir di lebih dari 46 ribu desa.
Hingga kuartal II-2019, tercatat 5.019 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah menjadi Agen BRILink. Jumlah BUMDes ini naik 68 persen dari Rencana Kerja Anggaran tahun 2019 sebesar 2981 BUMDes.
Direktur Utama BRI, Suprajarto mengatakan, komitmen pihaknya dalam mendukung kemajuan BUMDes tidak hanya sebatas melakukan akusisi rekening dan implementasi agen BRILink. “Namun BRI juga fokus mendukung kemandirian desa dalam mengembangkan unit-unit usaha berdasarkan potensi unggulan masing-masing sehingga mampu menciptakan ekosistem bisnis yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya di Jakarta, Kamis (15/8).
Hingga akhir Desember 2018 lalu, tercatat sebanyak 17.545 BUMDes di seluruh Indonesia telah menggunakan rekening Bank BRI untuk kegiatan operasionalnya. Jumlah ini setara dengan 42 persen dari total BUMDes di seluruh Indonesia.
Lebih jauh, BRI juga turut mendorong produk-produk BUMDes ini untuk go internasional. Pada April 2018 lalu, bank pelat merah ini mengirimkan BUMDes Mitra Bisnis untuk mengikuti Pameran Indonesia Archipelago Exhibition (ARCHEX) 2018 yang diselenggarakan di Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Kuala Lumpur, Malaysia. (*)
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More
Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More
Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More