Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) me-launching Talent Management System & Employee Value Proposition bersamaan dengan dilangsungkannya Rapat Kerja Transformasi BRI Agro.
Hal tersebut dilakukan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam rangka memperkuat human resources dan persiapan menjadi bank digital. Acara dilaksanakan secara virtual dan dihadiri oleh Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo, Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu RK, Komisaris Utama BRI Agro Budi Satria beserta jajaran Dewan Komisaris BRI Agro dan Kaspar Situmorang selaku Direktur Utama BRI Agro serta seluruh jajaran Direksi BRI Agro, Rabu (19/5/2021).
Direktur Utama BRI Agro Kaspar Situmorang mengatakan, salah satu pilar penting untuk perusahaan yang sedang bertransformasi adalah people dan culture. “Untuk itu, BRI Agro yang saat ini sedang melakukan transformasi untuk menjadi The Best Digital Bank for Agri and Beyond by Becoming House of Fintech and Home for Gig Economy akan mentransformasi people dan culture melalui revamp process, SBU Organization, talent assessment, re-train & re-skill dan culture development,” ungkap Kaspar.
Menurut dia, launching Talent Management System & Employee Values Proposition yang dilaksanakan BRI Agro kali ini bertujuan untuk mempersiapkan pertarungan di ekosistem digital serta menjadikan setiap insan BRI Agro untuk lebih menghadapi tantangan yang ada di depan.
Lebih lanjut Kaspar mengatakan, Talent Management System & Employee Value Proposition ini merupakan bagian dari re-train dan re-skill dan culture development. Talent Management System dibagi menjadi lima proses yaitu Attraction, Identification, Selection, Development and Succession.
“Melalui aplikasi yang akan menjadi apps terbesar dalam mengintegrasikan Talent Management System dalam BRI Group sehingga perusahaan bisa terus berupaya untuk mengembangkan dan meningkatkan produktivitas serta kinerja karyawan yang bertujuan untuk menjadikan BRI Agro semakin baik,” ungkap Kaspar lagi.
Dengan adanya Talent Management System, tambah Kaspar, BRI Agro optimistis dapat siap bertarung dalam era digital di Indonesia dengan mewujudkan Employee Value Proposition BRI Agro yaitu ‘Bertumbuh dan Berbagi untuk Gig Economy Indonesia’.
“Adanya launching ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dalam membawa perubahan yang baik, meningkatkan performa perusahaan dalam bertransformasi menjadi bank digital terbaik di Indonesia,” pungkasnya. (*)
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More