Jakarta–PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar untuk mendukung perkembangan bisnisnya.
“Seluruhnya (dana obligasi) akan digunakan untuk memperkuat struktur pendanaan guna pengembangan kredit dengan menerapkan prinsip prudential banking dan good corporate governance,” tutur Direktur Utama BRI Agro, I Komang Sudiarsa di Jakarta, Selasa, 30 Mei 2017.
Obligasi ini akan diterbitkan perseroan dengan 2 seri, yakni Seri A dengan jangka waktu tiga tahun dan Seri B dengan jangka waktu lima tahun. Adapun pembayaran kupon akan dilakukan setiap triwulan.
Menurut I Komang Sudiarso, perseroan menargetkan penyaluran kredit baru sebesar Rp2 triliun pada tahun ini. “Naiknya sekitar 25 persen year on year (dalam setahunan),” tukasnya.
Dari penyaluran kredit tersebut, lanjutnya, Bank BRI Agro sesuai namanya masih memfokuskan pembiayaan ke sektor agribisnis, yang mengambil porsi 57 persen dari total kredit. “Porsi terbesar masih di sawit dari total 57 persen di sektor agribisnis. Nah dari 65 persennya di sawit, 35 persen ada teh, gula, dll,” pungkasnya. (*)
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More