Ekonomi dan Bisnis

BPS: Moda Angkutan Udara Lesu, Kereta Api dan Kapal Laut Tumbuh Positif di Oktober 2024

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan jumlah penumpang pesawat domestik dan internasional pada Oktober 2024. Sebaliknya, jumlah pengguna moda transportasi laut dan kereta api justru menunjukkan peningkatan pada periode yang sama.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang pesawat domestik yang berangkat pada Oktober 2024 sebanyak 5,3 juta orang, turun 1,87 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mont-to-month/mtm).

Penurunan Penumpang Domestik

Penurunan jumlah penumpang tersebut terjadi di Bandara Kualanamu, Medan, sebesar 13,68 persen; Ngurah Rai, Denpasar, sebesar 8,64 persen; Hasanuddin, Makassar, sebesar 3,53 persen; dan Soekarno Hatta, Tangerang, sebesar 2,34 persen.

Sebaliknya, peningkatan jumlah penumpang terjadi di Bandara Juanda, Surabaya, sebesar 1,26 persen. 

“Sedangkan, jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 2,22 persen menjadi 1,7 juta orang,” ujar Amalia dalam keterangan resminya, Senin, 2 Desember 2024.

Baca juga: Tips Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Lewat Aplikasi atau Browser, Anti Ribet!

Penurunan Penumpang Internasional

Amalia menjelaskan penurunan jumlah penumpang tujuan luar negeri terjadi di Bandara Juanda, Surabaya, sebesar 8,82 persen, Kualanamu, Medan, sebesar 7,01 persen, dan Soekarno Hatta, Tangerang, sebesar 3,29 persen.

Sebaliknya, peningkatan jumlah penumpang terjadi di Bandara Hasanuddin, Makassar, sebesar 27,61 persen dan Ngurah Rai, Denpasar, sebesar 0,25 persen.

Moda Transportasi Laut dan Kereta Api Naik

Kemudian jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Oktober 2024 tercatat 2,1 juta orang atau naik 1,02 persen dibanding September 2024.

Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak sebesar 15,52 persen. Sebaliknya, penurunan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Belawan sebesar 23,91 persen, Makassar sebesar 8,68 persen, Balikpapan sebesar 4,96 persen, dan Tanjung Priok sebesar 1,52 persen.

Baca juga: Wisman ke RI Tembus 1,19 Juta di Oktober 2024, Negara Tetangga Ini yang Mendominasi

Sementara itu, jumlah penumpang kereta yang berangkat pada Oktober 2024 sebanyak 38,3 juta orang atau naik 6,82 persen dibanding September 2024.

“Dari jumlah tersebut, sebagian besar adalah penumpang Jabodetabek yang merupakan penumpang pelaju (commuter), yaitu sebanyak 29,9 juta orang atau 78,19 persen dari total penumpang angkutan kereta,” pungkasnya.

Peningkatan jumlah penumpang terjadi di wilayah/rute Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan Sumatra masing-masing sebesar 8,42 persen, 2,09 persen, dan 5,04 persen.

Sebaliknya, di rute kereta bandara dan kereta cepat turun masing-masing sebesar 3,27 persen dan 3,32 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

7 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

7 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

7 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

8 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

8 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

8 hours ago