BPS: Indonesia Capai Impor Migas Tertinggi Dalam Setahun
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka impor minyak dan gas (migas) tertinggi selama satu tahun ini terjadi pada bulan Agustus 2018 yang sebesar US$ 3,04 miliar. Sementara untuk nilai impor nonmigas tertinggi berada pada bulan Juli 2018 di angka US$15,6 miliar.
Ketua BPS Suhariyanto menyebutkan, peningkatan impor migas dipicu oleh naiknya nilai impor minyak mentah dan gas masing-masing US$ 420,3 juta (67,55%) dan US$ 22,4 juta (7,87%), meski nilai impor hasil minyak turun US$ 57,1 juta (3,26%).
“Dalam kurun waktu setahun terakhir, nilai impor migas pada Agustus 2018 tercatat yang paling tinggi dengan nilai mencapai US$ 3,04 miliar. Sementara yang terendah terakhir kali terjadi pada September 2017, yaitu US$ 1,93 miliar,” jelas Suhariyanto di Kantor BPS Jakarta, Senin 17 September 2018.
Baca juga: Secara Tahunan, Impor Terus Tumbuh 24,52%
Suhariyanto menjelaskan, impor migas pada bulan Agustus 2018 paling tinggi peningkatannya berasal dari Filipina yang naik 119,35% terhadap Juli 2018. Kemudian di susul oleh negeri Jerman yang naik 90,5%. Sementara Italia dan Polandia menjadi negara asal pengimpor migas ke Indonesia yang paling dalam penurunannya.
Sebagai informasi, untuk nilai impor pada bulan Agustus 2018 sendiri tercatat mencapai US$16,84 miliar. Sementara secara komulatif angka impor Januari hingga Agustus 2018 tercatat sebesar US$124,18 miliar atau meningkat 24,52% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.(*)
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More