Moneter dan Fiskal

BPS: Ekspor Indonesia Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025

Poin Penting

  • Ekspor Indonesia sepanjang 2025 naik 6,15 persen menjadi USD282,91 miliar, dengan industri pengolahan sebagai kontributor utama pertumbuhan.
  • Ekspor nonmigas tumbuh 7,66 persen, sementara ekspor migas turun 17,69 persen, menegaskan peran nonmigas sebagai penopang utama.
  • Tiongkok menjadi tujuan utama ekspor nonmigas, dan pada Desember 2025 ekspor RI tumbuh dua digit secara tahunan (11,64 persen yoy).

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada periode Januari-Desember 2025 mencapai USD282,91 miliar. Capaian ini tumbuh 6,15 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar USD266,53 miliar.

“Total nilai ekspor sepanjang Januari-Desember 2025 mengalami peningkatan sebesar 6,15 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Andil utama peningkatan nilai ekspor disumbang oleh sektor industri pengolahan sebesar 10,77 persen,” ujar Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam agenda Rilis BPS, Senin, 2 Februari 2026.

Baca juga: Nilai Ekspor RI hingga November 2025 USD256,56 Miliar, Naik 5,61 Persen

Secara rinci, sepanjang Januari-Desember 2025 ekspor migas tercatat sebesar USD13,07 miliar, turun 17,69 persen, bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD15,88 miliar.

Sementara itu, ekspor nonmigas meningkat 7,66 persen menjadi USD269,84 miliar, dibandingkan Januari-Desember 2024 sebesar USD250,65 miliar.

Kenaikan ekspor non migas terutama didorong oleh sektor industri pengolahan dan pertanian. Sektor industri pengolahan menjadi kontributor utama dengan andil pertumbuhan sebesar 10,77 persen.

“Ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar, yaitu minyak kelapa sawit, barang perhiasan dan barang berharga, kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, logam dasar bukan besi, serta semikonduktor dan komponen elektronik lainnya,” jelasnya.

Tiongkok Jadi Tujuan Utama Ekspor Nonmigas

Sementara berdasarkan negara tujuan, nilai ekspor nonmigas ke Tiongkok sepanjang 2025 mencapai USD64,82 miliar atau tumbuh 7,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Jika dibandingkan secara kumulatif dengan periode yang sama tahun lalu, pada Januari-Desember 2025 ekspor nonmigas ke Amerika Serikat (AS), ASEAN, dan Uni Eropa mengalami peningkatan sementara ke India mengalami penurunan,” imbuhnya.

Adapun secara tahunan (year on year/yoy), nilai ekspor Indonesia pada Desember 2025 naik 11,64 persen yoy atau USD26,35 miliar pada Desember 2025, dibandingkan tahun lalu pada bulan yang sama sebesar USD23,60 miliar.

Ekspor tersebut terdiri dari ekspor nonmigas yang tumbuh 13,72 persen menjadi USD25,09 miliar dan ekspor migas turun cukup dalam sebesar 18,14 persen atau USD01,26 miiar.

Baca juga: Fasilitasi Ekspor Nonmigas, Pemerintah Luncurkan Pelayanan Satu Pintu

Ateng menjelaskan, peningkatan nilai ekspor pada Desember 2025 secara tahunan terutama didorong oleh kenaikan ekspor lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 43,53 persen dengan andil 4,87 persen.

Selain itu, ekspor nikel dan barang daripadanya meningkat 59,92 persen dengan andil 2,03 persen, serta mesin dan perlengkapan elektronik beserta bagiannya tumbuh 22,08 persen dengan andil 1,26 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

10 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

11 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

17 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

18 hours ago