Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan Oktober 2021 berada pada posisi 0,12% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,66. Dari 90 kota IHK, 68 kota mengalami inflasi dan 22 kota mengalami deflasi.
“Dengan demikian tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Oktober) 2021 sebesar 0,93% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2021 terhadap Oktober 2020) sebesar 1,66%,” ujar Kepala BPS Margo Yuwono pada paparannya, 1 November 2021.
Adapun tingkat inflasi tertinggi terjadi di Sampit sebesar 2,06% dengan IHK sebesar 109,30 dan terendah terjadi di Banyuwangi dan Sumenep masing-masing sebesar 0,02% dengan IHK masing-masing sebesar 104,64 dan 106,21. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kendari sebesar 0,70% dengan IHK sebesar 107,98 dan terendah terjadi di Bengkulu sebesar 0,02% dengan IHK sebesar 105,89.
Menilik lebih dalam, inflasi yang terjadi disebabkan oleh kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,10%; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,15%; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,08%; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,13%;
Kelompok kesehatan sebesar 0,06%; kelompok transportasi sebesar 0,33%; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,04%; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,04%; kelompok pendidikan sebesar 0,02%; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,12%; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,02%.
Lalu, komponen inti pada Oktober 2021 juga tercatat mengalami inflasi sebesar 0,07%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Oktober) 2021 sebesar 1,23% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Oktober 2021 terhadap Oktober 2020) sebesar 1,33%. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More