Moneter dan Fiskal

BPS Catat Indonesia Paling Banyak Impor Smartphone di Juli 2024

Jakarta –  Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan salah satu penyumbang kenaikan impor Indonesia di Juli 2024 adalah pada mesin dan perelangkapan elektrik dan bagiannya atau kode HS 85, khususnya smartphone.

“Mesin dan perelangkapan elektrik dan bagiannya HS 85 khususnya smartphone. Smartphone ini masuk dalam kode 85171300 ini yang mengalami kenaikan impor,” jelas Amalia dalam Rilis BPS, Kamis 15 Agustus 2024.

Selain itu, penyebab kenaikan impor lain adalah pada kelompok mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya atau kode HS 84.

Baca juga: Impor RI Juli 2024 Tembus USD21,74 Miliar, Melonjak 17,82 Persen

“Kalau kita lihat dari data detailnya penyumbang kenaikan nilai impor ini utamanya berasal dari kelompok mesin dan perakatan mekanis serta bagiannya atau HS 84,” katanya.

Seperti diketahui, BPS melaporkan impor pada Juli 2024 sebesar USD21,74 miliar atau naik 17,82 persen secara bulanan (mtm), dibandingkan bulan sebelumnya pada Juni 2024 yang sebesar USD18,45 miliar.

“Total nilai impor Juli 2024 naik secara bulanan dan tahunan,” kata Amalia.

Baca juga: Naik 6,55 Persen, Ekspor RI Tembus USD22,21 Miliar di Juli 2024

Secara rinci, impor migas naik sebesar 8,78 persen atau menjadi USD3,56 miliar, dibandingkan bulan sebelumnya USD3,27 miliar.

Sedangkan, impor non migas naik sebesar 19,76 persen mtm atau sebesar USD18,18 miliar, dibandingkan bulan sebelumnya USD15,18 miliar.

“Meningkatnya nilai impor secara bulanan disebabkan peningkatan nilai impor non migas dengan andil 16,26 persen, sementara itu andil peningkatan nilai impor migas adalah 1,56 persen,” imbuhnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

3 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

3 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

5 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

5 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

5 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

5 hours ago