Prospek industri asuransi umum masih positif di 2018
Jakarta – Pelaku industri bank perkreditan rakyat (BPR) berharap pemerintah dapat lebih mendukung industri, pasalnya industri BPR memiliki peran yang sangat besar dalam mengembangkan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Menurut Komisaris Utama BPR Bina Dana Cakrawala (BDC), Dobias Iskandar, BPR sudah lama berperan dalam memperluas akses pembiayaan kepada pelaku UMKM. Peran BPR pun tidak hanya sebatas itu, karena BPR juga turut meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
“BPR sudah lama membantu pelaku UMKM yang sebagian besar sulit mengakses kredit dari bank umum. BPR juga membantu program pemerintah dalam meningkatkan inklusi dan penetrasi keuangan di Indonesia, sebagai gerbang pertama masyarakat kecil mengenal layanan bank,” papar Dobias kepada Infobank di Jakarta, Jumat, 20 April 2017.
Kinerja industri BPR pada 2017 cukup menjanjikan di tengah kompetisi yang semakin kencang dari bank umum dan Lembaga Keuangan Mikro (LKM), serta gempuran kredit program pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat bunga 7%, dan kredit Ultra Mikro (UMi).
Menurut data otoritas keuangan, tahun lalu penyaluran kredit BPR tumbuh 9,55% atau lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh 9,19% dalam setahun. Pertumbuhan kredit BPR tahun lalu juga lebih cepat dari pertumbuhan kredit bank umum yang tercatat 8,35%. (Happy)
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More
Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More
Poin Penting Danantara aktif sebagai investor pasar saham Indonesia dan menilai valuasi saham domestik masih… Read More
Poin Penting Allianz mencatat klaim asuransi di Bali mencapai Rp22 miliar sepanjang 2025, didominasi kerusakan… Read More