Gebyar undian BPR NBP Group. (Foto: Mohammad Adrianto Sukarso)
Poin Penting
Jakarta – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Nusantara Bona Pasogit (NBP) Group menggelar Gebyar Undian Tabungan PUNDI Periode XVII Tahap 34 dan Pemberian Hadiah Debitur Periode II Tahap 4.
Acara tersebut berlangsung di Lapangan Kompleks Citra Indah City, Jonggol, Kabupaten Bogor, Sabtu 14 Februari 2026. BPR NBP 2 menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini adalah Direktur Utama BPR NBP 2 Haryadi dan Direktur Vera Barus. Selain itu, hadir juga jajaran pengawas BPR NBP 2, yaitu Komisaris Utama Chariyansyah dan Komisaris Leonardo Siagian.
Sekitar 1.000 nasabah dari tujuh kantor cabang BPR NBP Group memadati lokasi acara. Para nasabah datang untuk menyaksikan langsung pengundian sekaligus meramaikan agenda tahunan yang telah berlangsung selama 17 tahun itu.
Baca juga: BPR NBP Curhat ke DPR Soal Ketentuan SPP dan CKPN
Direktur Utama PT NBP Hendi Apriliyanto mengatakan program Tabungan PUNDI menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan dana masyarakat. Sementara program kredit berhadiah yang kini memasuki tahun kedua dinilai efektif mendorong debitur, khususnya pelaku UMKM makin produktif.
“Antusiasme nasabah sangat tinggi. Dari waktu ke waktu jumlahnya terus bertambah. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada kami,” ujar Hendi, dikutip Senin, 16 Februari 2026.
Dalam undian tersebut, NBP menyiapkan berbagai hadiah, mulai dari satu unit Toyota Agya, satu unit Daihatsu Xenia, hingga 99 sepeda motor Yamaha Mio. Hendi menegaskan seluruh hadiah benar-benar diserahkan kepada pemenang sesuai ketentuan yang berlaku.
“Yang kami tampilkan bukan sekadar simbol. Pemenang membawa pulang hadiahnya. Ini bagian dari komitmen kami,” ujar Hendi.
Baca juga: Grup BPR NBP Gelar Gebyar Tabungan Pundi, Hadiahnya Gak Kaleng-kaleng
Menurut Hendi, kegiatan ini bukan hanya seremoni bagi-bagi hadiah, melainkan strategi memperkuat budaya menabung dan mendorong pertumbuhan kredit produktif. Terutama bagi pelaku UMKM di wilayah Jonggol dan sekitarnya yang menunjukkan perkembangan cukup pesat.
“Sebagai BPR, kami ingin hadir membantu rakyat. Kami berharap program ini menyuntik semangat pelaku UMKM agar terus berkembang dan naik kelas,” ujar Hendi.
Hendi juga berharap dukungan pemerintah terhadap sektor UMKM dan BPR terus diperkuat, termasuk melalui kebijakan konsolidasi agar industri makin sehat dan berdaya saing. Ke depan, NBP menargetkan jumlah hadiah makin meningkat pada periode berikutnya, seiring dengan pertumbuhan nasabah dan ekspansi usaha.
“Makin banyak yang menabung dan memanfaatkan kredit produktif, semakin besar dampaknya bagi ekonomi daerah,” tandas Hendi.
Baca juga: BPR NBP Minta Regulator Kaji Ulang Kebijakan Merger, Alasannya Begini
Hendi menambahkan kegiatan tersebut juga dihadiri anggota Komisi XI DPR Mulyadi. Kehadirannya disebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor keuangan daerah dan pemberdayaan UMKM.
Dalam kesempatan itu, kata Hendi, Mulyadi mengapresiasi langkah BPR NBP Group yang konsisten mendorong budaya menabung dan pembiayaan produktif di wilayah Jonggol dan sekitarnya. Dia menilai peran BPR sangat strategis dalam menjangkau pelaku usaha kecil yang belum sepenuhnya terlayani perbankan besar.
Menurutnya, sinergi antara BPR, masyarakat, dan regulator perlu terus diperkuat agar pertumbuhan ekonomi daerah berjalan berkelanjutan. Dukungan legislatif, kata dia, akan diarahkan untuk menciptakan ekosistem keuangan yang sehat, inklusif, dan berpihak pada UMKM. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Jakarta - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan tema “Menguat dalam Kebersamaan, Tumbuh dengan Keberkahan” di Kantor Pusat KB Bank, Jakarta,… Read More
Poin Penting: Longsor gunungan sampah di Bantargebang menewaskan empat orang dan kembali menyoroti krisis pengelolaan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337 pada perdagangan 9 Maret 2026.… Read More
Poin Penting: Status Siaga 1 TNI merupakan tingkat kesiapan tertinggi di militer yang menandakan pasukan,… Read More
Poin Penting Pemerintah akan mengevaluasi pergerakan harga minyak dunia selama satu bulan sebelum menentukan kebijakan… Read More
Poin Penting RUPST BNI menyetujui pembagian dividen Rp13,02 triliun dari laba bersih 2025. Nilai tersebut… Read More