Jakarta – Dalam kondisi pandemi Covid19 ini, industri keuangan ikut terkena dampak yang cukup signifikan, termasuk perbakan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya para debitur yang melakukan restrukturisasi kreditnya.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), realisasi restrukturisasi kredit telah menjangkau 11,52 juta nasabah/debitur hingga 10 Agustus 2020. Khusus di perbankan, realisasi telah mencapai 7,18 juta debitur nilai mencapai Rp837,6 triliun.
Menghadapi situasi dan fenomena sekarang ini. Bank Perkreditan Rakyat menggandeng Intersa Consulting untuk mengadakan pelatihan-pelatihan melalui seminar – seminar online yang terus dilakukan secara berkesinambungan.
Dengan demikian diharapkan para praktisi perbankan bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih memadai serta mendapatkan solusi-solusi terbaik dalam menghadapi krisis di tengah pandemi global ini.
Menurut Libertus S Pane atau yang biasa disapa Berry, Direktur Intersa Consulting yaitu lembaga yang bergerak dalam bidang pelatihan dan konsultan, bahwa menghadapi situasi luar biasa ini maka dibutuhkan solusi yang tidak biasa. Beliau menyebutnya sebagai solusi Out Of The Box yaitu cara-cara yang tidak biasa.
Oleh sebab itu Intersa Consulting menggandeng Aman Sentosa Investigation Agency (ASIA), sebuah biro investigasi swasta yang terpercaya. “Iya benar, Out of the box”, demikian Jubun, CEO ASIA menuturkan.
Menurut Wina Ratnawati, Anti Fraud Consultant dari Aman Sentosa Investigation Agency (ASIA), status menjadi “korban penipuan” dapat mempengaruhi kredibilitas terkait manajemen resiko baik pribadi maupun kelembagaan. Sedapat mungkin seseorang dan perusahaan (institusi) menghindarkan diri untuk menjadi korban penipuan dengan penerapan anti fraud.
“Salah satu modul yang kami terapkan adalah “know your customer”,’ demikian Wina menambahkan. (*)
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More