Jakarta – Dalam menyelenggarakan berbagai layanan perbankan berbasis teknologi, BPR/BPRS tentunya membutuhkan sebuah sistem informasi yang menyajikan laporan rutin atas kegiatan operasionalnya.
Atas dasar tersebut, Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mengembangkan sebuah sistem informasi manajemen terpadu bernama “riseeko”, yang terdiri dari modul good corporate governance (GCG), manajemen risiko, loan origination system (LOS), credit scoring, dan tingkat kesehatan bank.
“Dalam riseeko ini, yang kita selesaikan sebenarnya kan sistem ini punya sasaran bahwa BPR ini punya single platform. Oleh ketentuan POJK kita diwajibkan untuk tata kelolac GCG-nya, serta manajemen risiko itu sebagai mandatori dan ketentuan,” ujar Ketua Umum Perbarindo, Joko Suyanto di Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019.
Platform yang rencananya akan launcing pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perbarindo pada November 2019 mendatang ini membantu BPR/BPRS dalam meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan sesuai ketentuan regulasi.
“Dengan adanya platform ini, kita terukur, parameternya jelas, definisinya jelas, sehingga total akhir apa yang kita input ini akan mencerminkan hal yang objektif dari industri, sehingga akuntabilitasnya semakin baik,” tambah Joko
Hingga saat ini, pihaknya terus melakukan perbaikan-perbaikan agar pada saat launching di November mendatang, bisa diterapkan pada seluruh BPR. “Kita terus melakukan perbaikan-perbaikan, ada kelemahan kita perbaiki, terus kita harapkan di bulan November sudah ready,” tutup Joko. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More