Jakarta – Badan POM keluarkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin COVID-19 Sinovac yang diimpor dalam bentuk bulk (curah) dan diolah oleh Bio Farma.
Sesuai peraturan yang diwajibkan secara internasional, maka EUA diregistrasikan kembali sebelum mendapatkan persetujuan penggunaan.
Mengutip situs satgas penanganan COVID-19, Vaksin produksi Bio Farma ini diberi nama Vaksin COVID-19 dan memiliki tersedia 10 dosis 5ml per vial. Kemasannya dilengkapi barcode untuk tracking dan mencegah pemalsuan.
Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id/. (*)
Poin Penting BNI akan buyback saham maksimal Rp905,48 miliar, sesuai POJK 29/2023, dari saldo laba… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah dan Alfa Group memperkuat ekosistem untuk menambah nilai bagi nasabah,… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup di 7.596,57, merosot 4,32 persen terdorong eskalasi geopolitik Timur… Read More
Poin Penting Asing jual bersih Rp1,17 triliun, membuat akumulasi net foreign sell ytd membengkak ke… Read More
Poin Penting Harga emas per 4 Maret 2026 menembus Rp3,1 juta per gram dan melonjak… Read More
Poin Penting BI intensif intervensi rupiah untuk meredam volatilitas dampak konflik Timur Tengah, melalui NDF… Read More