News Update

BPKN Catat Kenaikan Pengaduan Sektor Keuangan Akibat Pandemi

Jakarta – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mengungkapkan, saat terjadi pandemi Covid-19 di Indonesia pada Maret 2020 hingga Desember 2020 telah terjadi peningkatan Pengaduan Konsumen terhadap sektor keuangan.

Ketua Komisi Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal Edy Halim menyampaikan, dalam 4 tahun terakhir terdapat tiga sektor yang mengalami pengaduan konsumen terbanyak yakni Sektor Perumahan, Sektor Keuangan dan E-commerce. Sementara total pengaduan keseluruhan yang masuk dari 2017 hingga 2020 ialah sebanyak 3.598 pengaduan.

“Menarik itu saat 2019 tercatat 75% pengaduan (dalam 4 tahun) itu perumahan, nah yang lebih menarik di 2020 pengaduan sektor perumahan berkurang jadi 38% disusul jasa keuangan malah semakin naik,” kata Rizal dalam diskusi virtual ILUNI di Jakarta, Selasa 8 Desember 2020.

Dirinya menambahkan, salah satu penyebab naiknya pengaduan sektor keuangan ialah berkurangnya jam operasional saat pandemi Covid-19 berlangsung sehingga membuat konsumer sulit untuk melakukan pengaduan.

Rizal menjelaskan, beberapa poin aduan yang berasal dari perumahan ialah legalitas rumah, Pajak Bumi dan Bangunan serta fasilitas perumahan. Sementara poin aduan dari sektor jasa keuangan ialah leasing, KPR Perumahan dan pembobolan kartu kredit.

Sementara poin aduan dari sektor e-commerce ialah pembobolan data konsumer, produk tidak sesuai serta produk tidak sampai ke konsumen. Oleh karena itu dirinya berharap peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bisa terus ditingkatkan guna meningkatkan kepuasan konsumen. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

16 mins ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

36 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

1 hour ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

1 hour ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

2 hours ago