Perbankan

BPKH Tegaskan, Ambil Alih Bank Muamalat Murni Karena Bisnis

Jakarta – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah resmi menjadi pemegang saham mayoritas PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI). Saat ini BPKH menggenggam 77,42% Saham Bank Muamalat. Namun demikian, banyak yang mempertanyakan alasan BPKH mengambil alih bank syariah pertama di Indonesia ini.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Acep Riana Jayaprawira mengungkapkan, masuknya BPKH menerima hibah saham bank Muamalat dari investor lama benar-benar berlandaskan alasan bisnis.

Dirinya tak menampik bahwa ada berbagai perhitungan risiko yang menjadi pertimbangan BPKH sebelum memutuskan masuk ke Bank Muamalat, akan tetapi di satu sisi, BPKH melihat Bank Muamalat juga memiliki banyak keunggulan. Misalnya, Bank Muamalat menjadi salah satu bank yang paling dipercaya masyarakat untuk mendaftar haji dan umroh.

“Kita berani menempatkan dana besar di Bank Muamalat karena memang dari sisi risk acceptance criteria ini masuk. Artinya kita menganggap Bank Muamalat ini sebagai bank yang layak mendapatkan dana di situ,” ujar Acep dalam diskusi yang digelar Infobank dengan tema ‘Babak Baru Perbankan Syariah 2022’ Kamis, 20 Januari 2022.

Acep melanjutkan, Bank Muamalat juga nantinya bisa menjadi perpanjangan tangan BPKH dalam melayani jamaah Haji yang tersebar diseluruh pelosok Indonesia maupun di luar negeri. Di samping itu juga, BPKH membutuhkan anak usaha untuk melakukan campaign dalam mendapatkan jamaah baru.

“BPKH pada saat menerima uang dari kementerian agama pada Januari 2015 sekitar Rp98 triliun dan sekarang sudah mencapai Rp190 triliun. Peningkatan lebih dari 60% itu bisa terjadi karena adanya jamaah baru yangbisa diraih oleh Bank Muamalat,” ucapnya (*) Dicky F.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

APBN Januari 2026 Defisit Rp54,6 Triliun, Purbaya Klaim Masih Terkendali

Poin Penting APBN awal 2026 defisit Rp54,6 triliun atau 0,21 persen terhadap PDB, dinilai masih… Read More

7 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Naik 1 Persen Lebih ke 8.384, Seluruh Sektor Menguat

Poin Penting IHSG sesi I (23/2) ditutup menguat 1,36% ke level 8.384,04 dengan nilai transaksi… Read More

40 mins ago

OJK Siapkan Notasi Khusus bagi Emiten yang Belum Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting OJK akan memberi notasi khusus pada emiten yang belum memenuhi ketentuan free float… Read More

54 mins ago

MA AS Batalkan Tarif Trump, Ini Reaksi Prabowo

Poin Penting MA AS membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump, namun Indonesia memastikan perjanjian dagang bilateral… Read More

1 hour ago

Muamalat DIN Dorong Zakat Digital, Volume Ziswaf Melonjak

Poin Penting Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN naik 24,75% secara tahunan hingga akhir 2025, menunjukkan… Read More

1 hour ago

BEI Ungkap 8 Perusahaan Antre Masuk Bursa, Didominasi Aset Jumbo

Poin Penting BEI mencatat 8 perusahaan dalam pipeline IPO 2026, terdiri dari 5 perusahaan aset… Read More

2 hours ago