Categories: Ekonomi dan Bisnis

BPK Minta Proyek BUMN Dijalankan Sesuai Ketentuan

Jakarta–Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Harry Azhar Azis mengungkapkan proyek-proyek Badan Usaha Milik Negara (BUMN) punya potensi besar menimbulkan kerugian negara jika tidak dijalankan dengan sesuai ketentuan atau bisnis adjustment rule.

Ia menuturkan, dalam adjustment rule itu ada satu standar yang bisa dilewati oleh pengambil keputusan di BUMN. Jika si pengambil keputusan tersebut sudah melewati batas deviasi ketentuan, maka boleh dikatakan itu sudah melanggar.

“Jadi di bisnis justment role itu, ada satu standar yang bisa dilewati oleh pengambil keputusan di BUMN. Nah kalau dia sudah lewat pada deviasi itu, dia berarti sudah melanggar,” kata Harry usai menghadiri seminar tentang “Transformasi BUMN di Tengah Kriminalisasi Pejabat BUMN” di Shangrila Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2015.

Harry menambahkan, masing-masing BUMN punya karakter sendiri. Dia mencontohkan, misalnya asuransi BUMN membuat rumah sakit, terus rumah sakitnya hancur, karena situasi tertentu.

Hal ini menjadi kerugian yang dialami BUMN dan ujung-ujungnya menjadi kerugian negara juga. Hal ini sudah dianggap melanggar.

“Itu berarti dia (BUMN) sudah melanggar sesuatu yang bukan fokus kerjanya,” jelasnya.

Sekedar informasi, berdasarkan pantauan BPK sendiri, ada sekitar 37 BUMN yang masih mengalami kerugian dari total 148 BUMN di 2014. Hal ini bisa dijadikan cermin di tahun-tahun berikutnya agar tidak ada lagi BUMN dan proyek BUMN yang mengalami kerugian. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

22 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

22 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

22 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

23 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

1 day ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

1 day ago