Keuangan

BPJS Ketenagakerjaan Suguhkan Inovasi Layanan

Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan memperkenalkan wajah baru layanan dengan mengusung konsep green design. Kini, layanan BPJS Ketenagakerjaan di seluruh kantor cabang hadir dengan tampilan yang lebih fresh dan hangat, sekaligus ramah penyandang disabilitas.

Selain itu, implementasi New Service Blueprint telah dilakukan secara bertahap di 325 kantor cabang seluruh Indonesia sejak bulan maret lalu. Perubahan ini dimulai dari 5 kantor cabang sebagai pilot project. Selanjutnya dengan melakukan renovasi total terhadap 52 kantor cabang serta perubahan sebagian di 268 cabang lainnya

“Perubahan yang dilakukan berfokus pada customer centric, sesuai dengan kebutuhan para peserta yang menginginkan layanan yang modern, informatif dan mudah diakses,” ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, Rabu, 28 Desember 2022.

Tidak hanya dari sektor fisik, BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan transformasi layanan dengan simplifikasi proses klaim melalui Jamsostek Mobile (JMO) yang berhasil memangkas proses klaim dari 5 hari menjadi hanya 15 menit

Aplikasi tersebut terus dikembangkan dengan penambahan berbagai fitur yang dapat memenuhi kebutuhan peserta diantaranya fitur manfaat layanan tambahan perumahan pekerja yang diperuntukan bagi pekerja yang membutuhkan fasilitas pembiayaan perumahan, fitur alternatif penyediaan pinjaman konsumtif kepada peserta, serta beragam fitur lain diantaranya fitur promo, fitur streaming, fitur e-wallet, fitur top-up hingga fitur inclusive job center.

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi mengapresiasi inisiatif BPJS Ketenagakerjaan untuk semakin mendekatkan diri dengan para peserta lewat beragam inovasi layanan yang diberikan. Menurutnya hal tersebut telah sesuai dengan cita-cita BPJS Ketenagakerjaan di usianya ke 45 untuk menyatukan semangat sejahterakan pekerja.

“Jadi BPJS Ketenagakerjaan ini mendekatkan kepada pesertanya. Sudah bagus tadi ada satu contoh pelayanan online ke seluruh Indonesia dan tadi ditambah juga ada fitur baru untuk melayani. Saya ucapkan terima kasih inovasi-inovasi yang cukup baik sehingga kenyamanan tenaga kerja bisa lebih bertambah,” ucap Heru.

Anggoro menambahkan, bahwa ini menjadi momentum yang bisa dimanfaatkan oleh warga DKI yang juga merupakan peserta untuk merasakan perubahan yang telah dilakukan BPJS Ketenagakerjaan.

“Tujuannya hanya satu yaitu memberikan experience yang baik bagi para peserta sehingga mereka bisa mengajak teman-temannya yang juga pekerja namun belum terlindungi, untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,”imbuh Anggoro.

Anggoro pun mengajak seluruh pekerja khususnya di wilayah DKI Jakarta untuk memastikan dirinya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar dapat bekerja tanpa rasa cemas.

“Pastikan diri kita memiliki perlindungan jaminan sosial, karena seluruh risiko dalam bekerja akan dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan, sehingga kita bisa Kerja Keras Bebas Cemas,” tutup Anggoro. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

11 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

12 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

12 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

14 hours ago