Analisis

BPJS TK Serahkan Klaim Rp605 juta ke Karyawan KPK

Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (TK) pada hari ini Rabu, 3 Januari 2018 menyerahkan santunan kepada ahli waris pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan, pemberian santunan ini merupakan bentuk tanggung jawab BPJS ketenagakerjaan kepada seluruh pesertanya. Dia menuturkan, BPJS ketenagakerjaan sendiri berkewajiban untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja dari kecelakaan kerja.

“Pada hari ini kami menyerahkan hak tersebut yaitu santunan kematian karena kecelakaan kerja sebesar Rp 605 juta. Mudah-mudahan santunan ini bermanfaat untuk keberlangsungan menata kehidupan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Agus di gedung KPK Jakarta, Rabu 3 Januari 2018.

Dirinya juga mengapresiasi pihak KPK yang terus menjalin hubungan kerjasama dengan BPJS ketenagakerjaan dengan mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami mengapresiasi kepedulian KPK yang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh karyawan KPK dengan diikutkan BPJS Ketenagakerjaan. Seperti diketahui pada bulan lalu salah satu karyawan KPK mengalami kecelakaan kerja yakni terkena serangan jantung,” ungkap Agus.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh perusahaan yang belum ikut dalam program BPJS Ketenagakerjaan untuk dapat bergabung dengan program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut agar dapat melindungi para karyawannya.

“Ini merupakan contoh bagi perusahaan di Indonesia, yakinkan bahwa seluruh karyawan mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena risiko sosial ketenagakerjaan bisa terjadi kapan saja dimana saja terhadap siapa saja,” tukas Agus. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Konflik Timur Tengah dan Risiko Harga Minyak Global, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

19 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

19 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

19 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

22 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

23 hours ago