Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Optimis Capai Target 57 Juta Peserta Aktif di 2025, Ini Strateginya

Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan menargetkan jumlah kepesertaan aktif dari kalangan pekerja mencapai 57 juta pada 2025. Hingga November 2024, perusahaan pelat merah ini telah mencatatkan 40,9 juta peserta aktif.

“Pada tahun 2025 kita ditargetkan oleh pemerintah 57 juta. Sekarang ini baru ter-cover 43 juta peserta. Jadi gap-nya masih lumayan besar,” ujar Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Abdur Rahman Irsyadi, di Jakarta, Kamis, 12 Desember 2024.

Untuk mengejar target tersebut, BPJS Ketenagakerjaan telah menyiapkan berbagai strategi, salah satunya adalah pemanfaatan teknologi digital.

“Kita punya aplikasi mobile yang bisa akses informasi kemudian sekaligus mendapat aplikasi tersebut,” jelasnya.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Bidik 53,9 Juta Peserta Aktif di 2024, ART hingga Supir Bisa Daftar

Dengan inovasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan optimistis dapat mempercepat pencapaian target jumlah pekerja aktif yang menjadi peserta pada 2025.

Tercatat, jumlah tenaga kerja aktif pada 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 15,89 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 41,46 juta, naik sekitar 5,60 juta peserta dibandingkan 2022 yang mencapai 35,86 juta.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan mencatat total dana kelolaan sebesar Rp776,80 triliun hingga September 2024, naik 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp676,63 triliun.

Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan mampu melindungi hingga 70 juta pekerja dan mengelola dana sebesar Rp1.001 triliun pada 2026.

Sebelumnya, Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Oni Marbun menyebutkan, peningkatan kepesertaan di sektor pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) serta UMKM masih menjadi fokus utama. 

Baca juga : Hingga April 2024, Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjan Sentuh 40 Juta Orang

Menurutnya, Strategi retensi, intensifikasi, dan ekstensifikasi terus dijalankan di lima ekosistem sasaran utama, yakni desa, pasar, e-commerce, UKM, dan pekerja rentan.

Gerakan SERTAKAN BPJS

Sejalan dengan itu, BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisasi dan edukasi melalui Gerakan Nasional Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda (SERTAKAN) yang telah diperkenalkan sejak 2022.

Ketenagakerjaan sendiri mengajak masyarakat untuk turut peduli dengan para pekerja BPU yang ada di sekitarnya dengan cara mengikutsertakannya menjadi peserta dengan mengakses aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). 

“Melalui aplikasi tersebut kita dapat mendaftarkan pekerja yang ada di sekitar seperti asisten rumah tangga (ART), supir pribadi, bahkan hingga orang-orang terdekat yang bekerja di sektor informal,” pungkasnya.

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

2 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

2 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

2 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

3 hours ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

3 hours ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

3 hours ago