News Update

Perkuat Integritas Internal, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KPK

Jakarta– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) terus meningkatkan integritas internalnya guna meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat dan juga peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut direalisasikan melalui bentuk kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, menjelaskan, bentuk kerjasama ini juga sebagai bentuk inovasi BPJS-TK.

“Dalam waktu dekat kami akan bersinergi dengan KPK, pada tanggal 21 kemarin kami sudah bicara dan ini merupakan bentuk kolaborasi kelembagaan. Karena besarnya dana kelolaan dan kepesertaan, oleh karena itu kami melakukan pengawasan dan pengawalan agar jajaran direksi lebih terawasi. Disisi lain dengan sinergitas ini kita ingin BPJS selalu menegakan integritas,” jelas Agus di Restoran Batuk Kuring Jakarta, Jumat 23 Febuari 2018.

Agus menilai, dengan semakin meningkatnya jumlah populasi penduduk Indonesia, akan berpotensi meningkatkan dana kelolaan yang sangat besar sekali. Karena itu untuk membangun kepercayaan masyarakat BPJS ketenagakerjaan mengandeng KPK.

Baca juga: BPJS-TK Bidik 29,6 Juta Kepesertaan Aktif

Agus memahami bahwa kepercayaan masyarakat akan menimbulkan kesadaran sukarela untuk mengikuti program pemerintah melalui BPJS ketenagakerjaan.

Sebagai informasi, hingga Januari 2018 dana kelolaan BPJS-TK telah mencapai Rp321 Triliun atau meningkat 24,38 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara total pekerja yang terdaftar pada kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga Januari 2018 mencapai 45,12 juta orang, namun untuk jumlah peserta aktif hanya mencapai mencapai 26,36 juta orang. Capaian ini lebih tinggi dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu meningkat sebesar 10,26 persen. (*)

Suheriadi

Recent Posts

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

8 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

9 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

11 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

11 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

12 hours ago

KEK Industropolis Batang Gandeng JPEN Kembangkan EBT 180 MW

Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More

12 hours ago