News Update

BPD Maluku Malut Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (BPD Maluku Malut) akan melangsungkan penawaran umum Obligasi II Bank Maluku Malut Tahun 2017 senilai Rp 500 miliar. Aksi korporasi tersebut akan berlangsung pada awal Desember tahun 2017.

BPD Maluku Malut sendiri telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

“Sesuai rencana, masa penawaran awal berlangsung pada 7 hingga 21 November 2017. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan terbit pada 29 November 2017. Sedangkan penawaran umum diharapkan berlangsung pada 4 hingga 5 Desember 2017 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Desember 2017,” jelas Direktur Utama Bank MalukuMalut Arief Burhanudin Waliulu di Jakarta, Selasa 7 November 2017.

Obligasi II Bank Maluku Malut Tahun 2017 dibagi dalam tiga seri, yaitu seri A tenor 370 hari dengan kupon 7,50%-8,25%, seri B tenor 3 tahun dengan kupon 8,50%-9,25% dan terakhir seri C dengan tenor 5 tahun dengan kupon 9,00%-9,65%. Pembayaran kupon akan dilaksanakan secara triwulan. Selain itu PT Fitch Ratings Indonesia telah menyematkan peringkat A (single A) dengan outlook stabil.

BPD Maluku Malut merupakan bank yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Maluku dengan kepemilikan saham sebesar 57,20% serta Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten dan Kotamadya se-Maluku dan Maluku Utara sebesar 42,80%.

BPD Maluku Malut bertekad menjadi bank komersial terkemuka di daerah melalui produk dan layanan kompetitif. Perseroan juga didukung oleh jaringan yang luas dan dikelola secara profesional dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi regional. BPD Maluku Malut kini memiliki 17 Kantor Cabang, 22 Kantor Cabang Pembantu, 19 Kantor Kas, 71 ATM, 65.000 ATM Bersama, dan 25 ATM Keliling.

Suheriadi

Recent Posts

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

11 mins ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

14 mins ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

34 mins ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

45 mins ago

Lampaui Target, Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp1.931,2 Triliun

Poin Penting Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, tumbuh 12,7 persen (yoy) dan melampaui target… Read More

51 mins ago

OJK Luncurkan Aturan Baru Asuransi Kesehatan, Ini Isinya

Poin Penting OJK menerbitkan POJK 36/2025 untuk memperkuat ekosistem asuransi kesehatan, menjaga keseimbangan manfaat bagi… Read More

52 mins ago