Bank Banten Jalin Kemitraan Strategis dengan Pemkab Tangerang
Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BPD Banten) meresmikan Laboraturium Bank Mini di Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang.
Laboratorium Bank Mini merupakan fasilitas layaknya sebuah Kantor Kas, dimana tersedia perangkat kerja seperti komputer, printer, dan terdapat tempat bagi teller, customer service, operations officer, serta operations supervisor.
“Semoga kehadiran kami dan Laboratorium Bank Mini dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya, serta mendukung program pembangunan untuk pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat,” ujar Direktur utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa dalam siaran persnya, Kamis, 8 Maret 2018.
Kehadiran Bank Banten dan Laboratorium Bank Mini di Politeknik Sriwijaya kata Fahmi adalah untuk membantu mahasiswa mengenal lebih dekat dengan dunia perbankan. Nantinya Bank Mini akan menjadi sarana praktikum untuk mata kuliah Akuntansi Perbankan.
Baca juga: Jamkrindo-BPD Banten Teken Perjanjian Penjaminan Kredit
“Kami menyadari bahwa salah satu kekuatan terbesar untuk pembangunan, adalah melalui pendidikan, melalui Bank Mini diharapkan masyarakat khususnya para mahasiswa di Politeknik Negeri Sriwijaya, dapat memperoleh gambaran umum mengenai proses dan transaksi perbankan,” jelas Fahmi.
Melalui produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank Banten, diharapkan dapat memberikan edukasi dan pemahaman akan solusi keuangan yang bermanfaat untuk saat ini maupun dikemudian hari.
“Selain mengenalkan Bank Banten kepada Masyarakat luas khususnya di wilayah Palembang, diharapkan untuk kedepannya Bank Banten dapat ikut serta dalam mengelola keuangan Politeknik Negeri Sriwijaya, sehingga kerja sama untuk layanan perbankan dapat lebih ditingkatkan. Saat ini kami telah bekerjasama untuk penyaluran Kredit Konsumer untuk pembiayaan terhadap dosen dan pegawai Politeknik Negeri Sriwijaya sebesar Rp 18 Miliar,” tutup Fahmi. (*)Dicky
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More