Properti

BP Tapera Imbau Peserta Lakukan Pemutakhiran Data

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong para peserta Tapera untuk segera melakukan pemutakhiran data. 

Pasalnya, hingga Juli 2022, dari 4.075.814 peserta yang tercatat aktif, baru 1.088.174 peserta atau sekitar 26% yang melakukan pemutakhiran data.

Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana BP Tapera Eko Ariantoro mengungkapkan, proses pemuthakiram data sangat penting dilakukan. Hal ini menyangkut dengan pembiayaan yang tepat sasaran. 

“Pemutakhiran data itu sangat penting karena supaya bisa tepat sasaran dalam melakukan pembiayaan kepada para peserta,” katanya, Selasa 27 Juni 2023.

Khusus pembiayaan FLPP ruma bagi milenial, pada 2022 lalu, BP Tapera mencapai sebanyak 225.991. Dan pada 2023, pemerintah kembali menargetkan penyaluran FLPP milenial, yakni 229.000 rumah.

Adapun pemutakhiran data dilakukan pada portal kepesertaan Sitara sesuai dengan amanah PP No.25 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat, Pemberi Kerja dan Peserta Pekerja wajib melakukan pemutakhiran data kepegawaian dan data individunya.

Berdasarkan laman tapera.go.id, dengan melakukan pemutakhiran data, maka peserta dapat menikmati beberapa manfaat seperti pengecekan saldo tabungan beserta imbal hasil, menentukan prinsip pengelolaan dana baik secara konvensional maupun syariah. 

Bagi kepesertaan bagi yang memenuhi syarat eligible dapat mengajukan minat pembiayaan untuk kepemilikan rumah (KPR), pembangunan rumah dan renovasi rumah dengan suku bunga yang kompetitif.  

Dalam pendataan yang sudah dilakukan pihaknya, diketahui para latar belakang peserta FLPP milenial bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN), perusahaan dan bekerja mandiri. 

“Ketiga kategori peserta tersebut masing-masing memiliki strategi yang berbeda dalam meningkatkan penyaluran FLPP,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

5 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

6 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

8 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

12 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

16 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

17 hours ago