Jakarta – Bos PT SGMW Multifinance Indonesia (Wuling Finance) Alan Wang melihat industri multifinance sebagai industri yang menjanjikan. Ke depan, Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan GDP terbesar di Populasi penduduk terbesar ke-4 di dunia juga merupakan pangsa pasar besar bagi industri pembiayaan.
“Kita juga melihat pengembangan kota di Indonesia. Dari sisi pemerintahan, kita melihat Indonesia semakin terbuka untuk menjalin hubungan, terlebih dengan China. Ini adalah alasan kita sebagai perusahaan pembiayaan otomotif pertama dari China yang bermain di skala global, kita memilih Indonesia,” papar Alan Wang kepada Infobank.
Ia juga melihat semakin banyak pemain otomotif di Indonesia. Artinya, semakin banyak pemain otomotif akan memberikan semakin banyak dampak positif bagi industri multifinance. Dengan adanya kompetisi, pelaku industri akan memberikan yang terbaik untuk pasar. Masyarakat pun menjadi punya pilihan yang lebih banyak.
“Saya pikir di Indonesia, kompetisinya lebih menantang. Tapi peluangnya lebih signifikan, karena konsumen yang tersegmentasi.Sangat berbeda tingkat segmentasi konsumen di sini. Ada segmen golongan menengah ke atas, ada segmen golongan menengah ke bawah. Maka, kita harus sediakan produk yang beragam untuk menargetkan segmen market yang berbeda,” ujarnya.
Alan juga menjelaskan sedikit perbedaan antara industri pembiayaan otomotif di China dan Indonesia. Di China, penjualan mobil sangat tinggi. Tapi porsi terbesarnya didominasi pembelian secara cash. Sedangkan di Indonesia pembelian otomotif mayoritas dilakukan secara kredit. Ini menjadi peluang bagi pelaku industri multifinance. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More
Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More
Poin Penting KB Bank melalui GenKBiz Yogyakarta mendukung wirausaha muda berbasis ESG dengan program inkubasi… Read More
Poin Penting OJK berencana menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15 persen dari saat… Read More