Jakarta–Handojo S. Muljadi, Presiden Direktur PT Tempo Scan Pacific Tbk atau Tempo Scan, dinobatkan menjadi “Indonesia Most Admired CEO 2015” untuk kategori Industri Farmasi. Handojo juga meraih penghargaan “Top Ten Indonesia Most Admired CEO” dari total 17 CEO yang di nominasikan dalam ajang malam penganugerahan “Indonesia Most Admired CEO and Companies 2015” yang digelar di Jakarta. Penghargaan diterimakan oleh salah satu Direksi Tempo Scan, Suryadi Nagawiguna.
“Menjadi pemimpin yang menentukan kebijakan, strategi bisnis dan membawa Tempo Scan hingga pada posisi saat ini tentunya tidak terlepas dari dukungan seluruh staf dan manajemen Tempo Scan. Penghargaan ini adalah apresiasi terhadap apa yang telah kami kerjakan selama ini dan pemicu untuk terus berkontribusi positif, bagi Indonesia yang lebih baik,” tutur Handojoyang telah duduk sebagai Presiden Direktur Tempo Scan sejak 1995.
Handojo S. Muljadi selaku CEO Tempo Scan dipilih oleh responden mengalahkan 8 nominator lainnya. Dia terpilih atas beberapa kriteria penilaian yang terdiri dari personal image, professional image, performance image dan leadership image.
Tempo Scan yang sebelumnya bernama PT Scanchemie mulai memproduksi secara komersial produk farmasi berskala besar pada 1970 kemudian memperluas usahanya dengan memproduksi produk kosmetika dan produk konsumen pada 1977. Selama perjalanannya yang lebih dari 6 dasawarsa, Tempo Scan secara konsisten terus meningkatkan mutu dan melakukan berbagai inovasi demi menjaga kepercayaan para pemegang saham dan terlebih kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk Tempo Scan.(*) Ria Martati
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More