News Update

Bos Telkom: Kedaulatan Digital Nasional Perlu Dukungan Regulasi

Jakarta – Jumlah penduduk Indonesia yang sebanyak 271 juta jiwa dan berbagai sumber daya menjadi pasar yang menarik bagi para pelaku industri telekomunikasi dan pemain digital global adalah peluang bagi terbentuknya kedaulatan digital nasional.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Ririek Adriansyah. Sementara, wilayah yang tersebar menjadi tantangan untuk kelayakan bisnis bagi para operator, sehingga pemerataan infrastruktur menjadi kurang optimal.

“Kemudian, para raksasa teknologi dengan modal besar mulai masuk ke wilayah domestik dengan memanfaatkan celah-celah regulasi,” kata Ririek, dalam Webinar, Selasa, 13 Juli 2021.

Oleh karena itu, dibutuhkan regulasi yang mampu; pertama, mendukung keberpihakan pada produk dan layanan dalam negeri yang mendorong percepatan pertumbuhan industri dan ekonomi digital di Indonesia; kedua, mendukung terjadinya persaingan usaha yang sehat dan menumbuhkan investasi di Indonesia dengan tetap memberlakukan Batasan kepemilikan asing sebagai bentuk perlindungan terhadap industri eksisting yang sudah berjalan baik, pengamanan pencapaian program pemerintah dan peningkatan ketahanan nasional;

Ketiga, mendukung hak dan kewajiban yang seimbang (equal level playing field) antara para raksasa teknologi/over the top (OTT) dengan operator telekomunikasi lokal, baik dalam perlindungan data, kewajiban pembayaran pajak, PNBP (BHP & KPU USO), maupun secara kesepakatan bisnis; keempat, mendukung pertumbuhan optimal industri telekomunikasi yang mampu menyediakan sumber daya (mis. Spektrum frekuensi untuk 5G), harmonis antara Perda dan Peraturan Pusat (mis. Retribusi penggunaan tanah oleh PEMDA), mendorong pertumbuhan dan pemerataan layanan di seluruh pelosok Indonesia. (Ayu Utami)

Suheriadi

Recent Posts

Pakar Apresiasi Peran Pertamina Capai Target Lifting Minyak APBN 2025

Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More

22 mins ago

Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More

44 mins ago

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

3 hours ago

Pemerintah Diskon 50 Persen Iuran JKK dan JKM Pekerja BPU Transportasi

Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More

4 hours ago

Dukung Program Pemerintah, KADIN Buka 1.000 Dapur MBG

Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More

4 hours ago

Menko Airlangga Ungkap Arah BBM B50, Ini Jadwal Implementasinya

Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More

4 hours ago