Jakarta–PT MNC Bank International Tbk (MNC Bank) optimis kinerja keuangan di akhir tahun ini bakal positif. Bahkan Direktur Utama MNC Bank International, Benny Purnomo mengatakan, pihaknya yakin dapat meraup laba bersih senilai Rp8 miliar hingga Rp10 miliar di Desember 2017.
Meskipun pada Juni tahun ini perusahaan yang dulu bernama Bank ICB Bumiputera ini masih mencetak rugi Rp51 miliar. Kerugian itu merupakan imbas dari naiknya pencadangan perusahaan ke angka Rp87 miliar guna menekan rasio kredit bermasalah kian rendah.
“Sekarang NPL kita kan masih di kisaran 4 persen. Itu merupakan NPL lama dari bank sebelumnya, kalau NPL MNC Bank sendiri kecil, hanya 1 persen, ” kata Benny di Jakarta, Senin, 14 Agustus 2017.
Baca juga: MNC Bank Genjot Kredit Consumer & Ritel
Lebih lanjut dirinya mengatakan hingga akhir tahun ini perseroan menargetkan dapat menurunkan posisi NPL ke angka 3,5 persen. Sementara itu untuk mengerek kinerjanya, perseroan bakal terus menggenjot penyaluran kredit di sektor konsumer.
Mengacu pada laporan keuangan perusahaan medio Juni 2017, kinerja kredit perusahaan memang sudah terlihat membaik. Pos pendapatan bunga bersih MNC Bank International berhasil tumbuh 24,29 persen menjadi Rp201,4 miliar, bandingkan dengan relisasi pendapatan bunga bersih di periode yang sama tahun lalu Rp162,03 miliar. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More