News Update

Bos Mandiri: CAR Bank Berdampak Sistemik Harus di Atas 16,5%

Jakarta–Guna menghindari risiko bank gagal berdampak sistemik, maka kelompok bank sistemik harus memiliki rasio kecukupan modal (capital Adequacy ratio/CAR) berkisar 16,5%-17,5%.

“Paling tidak, CAR bank-bank BUKU III dan IV harus berkisar 16,5%-17,5%. Selain itu, harus mempunyai capital plan yang baik,” ujar Direkur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Kartika Wirjoatmodjo, di Jakarta, Senin, 4 April 2016. .

Dia mengatakan, penguatan permodalan yang akan berimbas pada penurunan return on asset (ROE) masih terbilang positif, demi menjaga kesehatan lembaga maupun industri perbankan. “ROE pasti akan turun sedikit, tetapi itu tidak apa-apa untuk sistem perbankan yang lebih sehat,” tukasnya.

Secara umum, lanjut dia, kondisi perbankan di Indonesia masih berada dalam taraf yang sehat, tercermin dari rata-rata CAR sebesar 21,5% dan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,7%. “Memang NPL masih dalam tren meningkat. Tetapi, solvabilitas secara umum masih cukup baik,” ucap Kartika.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi XI DPR, Soepriyatno menambahkan, pihaknya memperkirakan bank yang masuk dalam kategori sistemik sebanyak 9-11 bank. Nantinya, kata dia, kelompok bank berdampak sistemik tersebut harus di-review setiap tiga bulan sekali.

“Setelah tiga bulan UU PPKSK (Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan) diundangkan, maka Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wajib mengumumkan 9-11 bank tersebut,” tutupnya. (*)

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

9 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

9 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

9 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

10 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

13 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

16 hours ago