News Update

Bos Bursa Optimis Kinerja Emiten di 2016 Positif

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini kinerja perusahaan tercatat (emiten) akan menggeliat di tahun ini. Hal itu sejalan dengan proyek pertumbuhan ekonomi nasional bisa dapat di atas 5% sepanjang 2016, atau lebih besar bila dibanding raihan tahun 2015.

“Pada 2015, ada 75%  emiten di bursa yang masih untung. Ada yang turun dan terasa agak besar yakni di sektor komoditi, karena komoditinya juga turun, tapi perbankan, properti bagus. Naik turun selalu ada dalam bisnis. Saya yakin tahun ini (2016), akan positif buat emiten kita,” ‎kata Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 13 April 2016.

Kebijakan pemangkasan tingkat suku bunga acuan (BI rate) yang dilakukan Bank Indonesia dan harapan dana masuk seiring kebijakan pemerintah yang memberikan pengampunan pajak, dianggap menjadi faktor pendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dengan masuknya dana ke pasar modal, menurut Tito, maka memberikan stimulus positif bagi kinerja pasar modal. Akhirnya, para emiten pun meraih kinerja yang baik di tahun ini.

Tax amnesty, Insya Allah berhasil, dengan begitu banyak dana masuk ke Indonesia Rp3.000 triliun yang digunakan pemerintah untuk infrastruktur dalam menopang ekonomi. Dana itu masuk pun memiliki potensi masuk ke pasar modal (bursa),” jelas Tito. (*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

3 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

8 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

9 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

9 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

9 hours ago