Perbankan

Bos BTN Ungkap Nasib Karyawan Unit Syariah dan BVIS usai Merger Jadi BSN

Poin Penting

  • Karyawan UUS BTN dialihkan ke BSN dengan masa penugasan dua tahun, seluruh hak dan kewajiban dijamin tetap sama.
  • BTN memberikan garansi kenaikan gaji dua tahun dan membuka peluang karier lebih besar bagi pegawai di BSN.
  • Karyawan BVIS dipindahkan ke BSN hanya bagi yang bersedia, dengan estimasi 60–70 orang bergabung

Jakarta – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Nixon LP Napitupulu memastikan, seluruh pegawai Unit Usaha Syariah (UUS) BTN akan dialihkan ke Bank Syariah Nasional (BSN) pasca spin-off

Nixon menjelaskan bahwa selama dua tahun pertama setelah spin-off, karyawan UUS BTN tetap berada di bawah penugasan BTN untuk mendukung kelancaran konsolidasi di BSN yang baru terbentuk.

Kemudian, setelah periode dua tahun, BTN dan BSN akan mengevaluasi kembali status karyawan berdasarkan kinerja dan kebutuhan organisasi. Sementara itu, seluruh perekrutan baru otomatis menjadi pegawai BSN.

“Sementara masih penugasan, kita kasih waktu kurang lebih dua tahun, nanti kita akan ambil keputusan setelah itu. Sementara nanti yang rekrut baru sudah otomatis pegawai BSN,” ujar Nixon saat ditemui di Kantornya, Selasa, 18 November 2025. 

Baca juga: Sah! BTN Lepas UUS Jadi Bank Syariah Nasional

Nixon menegaskan bahwa seluruh hak dan kewajiban karyawan yang dipindahkan ke BSN selama masa penugasan tidak akan berubah. Gaji, tunjangan, serta fasilitas tetap dibayarkan sama seperti saat masih di BTN.

“Semua hak mereka tidak ada yang berkurang, kewajibannya juga tidak berkurang, sama saja. Karyawan tetap memiliki tanggung jawab dan kewajiban yang sama dalam hal kerja keras,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemindahan tersebut membuka peluang karier lebih besar bagi para pegawai, mengingat BSN menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia.

“Potensi kariernya sudah pasti lebih baik. Karena ini adalah rumah baru buat mereka, dan bisa jadi mereka akan merasa lebih betah di sana,” ujarnya.

Garansi Kenaikan Gaji dan Nasib Karyawan BVIS

Selain itu, BTN memberikan garansi kenaikan gaji selama dua tahun bagi karyawan yang dipindahkan ke BSN, dengan besaran kenaikan disesuaikan kebijakan BTN.

“Kami juga memberikan garansi dalam dua tahun ke depan, kenaikan gaji mereka akan sama seperti yang terjadi di BTN. Setelah dua tahun itu, mereka akan memutuskan sendiri berdasarkan kinerja masing-masing,” jelas Nixon.

Baca juga: Resmi Akuisisi BVIS, BTN Syariah Siap Jadi Bank Syariah Terbesar Kedua di Indonesia

Sementara itu, karyawan Bank Victoria Syariah (BVIS) yang akan dipindahkan ke BSN hanya yang bersedia bergabung. BTN menegaskan tidak ada paksaan.

“Kami hanya mengambil karyawan yang memang bersedia ikut bergabung. Kalau mereka tidak mau, kami tidak bisa memaksa. Kurang lebih ada 60-70 karyawan yang akan bergabung,” bebernya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Sompo Indonesia Hadirkan Asuransi Mudik, Premi Mulai Rp15 Ribu

Poin Penting Sompo Indonesia mengingatkan perjalanan mudik Idulfitri memiliki berbagai risiko, sehingga perlu perlindungan sejak… Read More

14 mins ago

Angkot Puncak Bogor Libur 5 Hari saat Lebaran, Kompensasi Rp1 Juta Disalurkan via Bank BJB

Poin Penting Pemprov Jabar menghentikan operasional angkot di jalur Puncak selama lima hari pada periode… Read More

18 mins ago

8,12 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan

Poin Penting Hingga 15 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, DJP mencatat 8.125.023 SPT Tahunan PPh… Read More

56 mins ago

AirAsia Indonesia Kantongi Pendapatan Rp7,87 Triliun, Rugi Terpangkas 15 Persen

Point Penting Pendapatan 2025 capai Rp7,87 triliun, sementara kerugian berhasil ditekan 15 persen dibandingkan tahun… Read More

1 hour ago

Jasamarga Trans Jawa Beri Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Lebaran 2026

Poin Penting PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup pada Zona Merah ke Posisi 7.039

Poin Penting IHSG sesi I 16 Maret 2026 ditutup di 7.039,40, turun 1,37 persen dari… Read More

2 hours ago