Perbankan

Bos BRI Beberkan Dukungan untuk Program MBG, KDMP hingga 3 Juta Rumah

Poin Penting

  • BRI menyalurkan pembiayaan Rp104,4 miliar untuk pembangunan Dapur Program MBG dan melayani 3.854 Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG).
  • Melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan 1,2 juta AgenBRILink yang tumbuh 17,8 persen yoy, BRI menjangkau lebih dari 80 persen wilayah Indonesia dengan volume transaksi Rp1.293,5 triliun.
  • BRI menyalurkan kredit FLPP senilai Rp15,07 triliun kepada 110 ribu MBR untuk program 3 juta rumah, meski laba bersih kuartal III 2025 turun 9,1 persen yoy menjadi Rp41,23 triliun.

Jakarta – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Hery Gunardi mengatakan, BRI turut berperan aktif dalam menyalurkan kredit ke sektor prioritas pemerintah guna mendorong perekonomian, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan program 3 juta rumah.

Hery menyebutkan, BRI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp104,4 miliar untuk pembangunan Dapur MBG di berbagai wilayah di Indonesia.

“Tercatat 3.854 Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) telah memperoleh layanan perbankan dari BRI,” kata Hery dalam konferensi pers kinerja keuangan BRI Triwulan III 2025, Kamis, 30 Oktober 2025.

Baca juga: BRI Targetkan Pertumbuhan Kredit hingga 9 Persen di Akhir 2025

BRI juga turut berkomitmen mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) melalui pendampingan dan pemberdayaan terhadap koperasi, serta menyediakan layanan transaksi perbankan masyarakat melalui Agen BRILink.

Sebagai informasi, hingga akhir September 2025, jumlah AgenBRILink telah mencapai lebih dari 1,2 juta agen atau tumbuh 17,8 persen secara yoy. Agen-agen tersebut tersebar di 66 ribu desa, menjangkau lebih dari 80 persen penjuru negeri. Dari sisi transaksi, AgenBRILink mencatatkan volume transaksi sebesar Rp1.293,5 triliun atau tumbuh 10,6 persen yoy.

Selain itu, BRI berpartisipasi aktif dalam mendukung program 3 juta rumah dengan menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada 110 ribu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di seluruh Indonesia, dengan nilai penyaluran kredit mencapai Rp15,07 triliun hingga akhir September 2025.

Baca juga: BRI (BBRI) Umumkan Pembagian Dividen Interim pada Januari 2026

Adapun BRI hingga kuartal III 2025 lberhasilmencetak aba bersih secara konsolidasi sebesar Rp41,23 triliun di kuartal III 2025. Angka ini merosot 9,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari periode sama tahun lalu yang waktu itu sebesar Rp45,36 triliun.

Kemudian, kredit bank yang disalurkan BRI tumbuh 6,3 persen yoy atau menjadi Rp1.438,11 triliun di September 2025 ketimbang tahun lalu di periode yang sama. 

Dari jumlah tersebut, kredit UMKM tercatat sebesar Rp1.150,73 triliun, dengan komposisi sebesar 80,02 persen terhadap total portofolio kredit. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

4 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

6 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

6 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

6 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

6 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

7 hours ago