Jakarta – Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Royke Tumiilar mengungkapkan optimismenya dalam mencapai pertumbuhan kredit sebesar 10 persen pada 2025. Rasa optimisme itu didasari oleh rata-rata pertumbuhan kredit yang mencapai di atas 10 persen pada tahun-tahun sebelumnya.
“Memang kita rata-rata pertumbuhan (kredit) di atas kurang lebih 10 persen, dan kita lihat bahwa program-program pemerintah sekarang cukup menarik untuk kita yakin di tahun 2025 pertumbuhan kredit 10 persen pasti kita dapat,” sebut Royke saat acara BNI Investor Daily Round Table di Jakarta, Rabu, 15 Januari 2025.
Royke juga memaparkan kinerja BNI yang cukup cemerlang dalam lima tahun terakhir. Selama periode 2019 hingga September 2024, BNI mencatat kontribusi sebesar Rp77 triliun terhadap penerimaan negara, yang terdiri atas pajak sebesar Rp53,4 triliun dan dividen sebesar Rp23,6 triliun.
Baca juga: Ekosistem jadi Jurus BNI Genjot Pertumbuhan Transaksi Digital
Selain itu, BNI membukukan total aset sebesar Rp1 triliun pada kuartal III 2024, tumbuh 5,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mendorong BNI untuk berencana memperbesar rasio dividen hingga 60 persen.
“Justru saya berpikir rencana akan menaikkan sedikit lagi dari 50 persen, mungkin sekitar 55 persen sampai 60 persen,” tutur Royke.
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit atau pembiayaan sepanjang 2024 mencapai 10,39 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Realisasi ini dinilai masih sesuai prediksi BI.
“Pertumbuhan kredit pada 2024 mencapai 10,39 persen secara tahunan, berada dalam kisaran prakiraan BI yang sebesar 10 sampai 12 persen,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Januari 2025, belum lama ini.
Baca juga: Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia 2020
Dari sisi penawaran, pertumbuhan kredit didukung oleh:
(*) Steven Widjaja
Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Desember 2025 mencatat surplus USD2,51 miliar, memperpanjang rekor surplus menjadi… Read More
Poin Penting AEI mendukung penuh agenda reformasi pasar modal pemerintah untuk memperkuat struktur, kredibilitas, dan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto berencana mengganti direksi bank-bank Himbara yang dinilai tidak bekerja maksimal… Read More
Poin Penting Ekspor Indonesia sepanjang 2025 naik 6,15 persen menjadi USD282,91 miliar, dengan industri pengolahan… Read More
Oleh Karnoto Mohamad, Wakil Pemimpin Redaksi Infobank DALAM Kalender Tiongkok, masyarakat memasuki Tahun Shio Kuda… Read More
Poin Penting BSI meluncurkan Hasanah Card Contactless bekerja sama dengan Mastercard dan menargetkan 100 ribu… Read More