Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu, 21 Januari 2026. (Tangkapan Layar YouTube @KanalBankIndonesia: Julian)
Poin Penting
Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa proses pengisian jabatan Deputi Gubernur BI tidak akan memengaruhi pelaksanaan tugas dan kewenangan bank sentral.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul pengunduran diri Juda Agung dari jabatan Deputi Gubernur BI sejak 13 Januari 2026. Saat ini, terdapat tiga nama calon yang diusulkan sebagai pengganti, yakni Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono, dan Asisten Gubernur BI Solikin M. Juhro.
Perry menjelaskan, seluruh kebijakan BI ditetapkan oleh Dewan Gubernur secara kolektif kolegial. Setiap keputusan dirumuskan melalui komite-komite internal dengan tata kelola yang ketat.
“Proses pengambilan kebijakan Bank Indonesia tetap kami pastikan dilakukan secara profesional dengan tata kelola yang kuat. Tentu saja bersinggung erat dengan kebijakan pemerintah untuk bersama menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu 21 Januari 2026.
Baca juga: Ini Jadwal Lengkap Fit and Proper Test 3 Calon Deputi Gubernur BI
Perry menambahkan, proses pencalonan Deputi Gubernur BI saat ini sedang berlangsung di DPR RI. Pengunduran diri Juda Agung telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dengan tembusan kepada Ketua DPR RI dan Gubernur BI.
Lebih lanjut, Perry menegaskan, mekanisme pengisian jabatan Deputi Gubernur BI telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang BI, termasuk persyaratan bagi anggota Dewan Gubernur.
“Saya sebagai Gubernur BI, pada tanggal 14 Januari 2026 menyampaikan kepada Bapak Presiden rekomendasi usulan tiga calon Deputi Gubernur, yaitu Bapak Thomas Djiwandono, Bapak Dicky Kartikoyono, dan Bapak Solikin M Juhro,” jelasnya.
Baca juga: Bocoran Kandidat Pengganti Juda Agung yang Dikabarkan Mundur dari Deputi Gubernur BI
Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto telah meneruskan ketiga nama tersebut kepada DPR RI untuk memperoleh persetujuan sesuai mekanisme perundang-undangan.
“Kita tentu saja serahkan sepenuhnya kepada DPR untuk memberikan persetujaan terhadap salah satu dari tiga orang calon Deputi Gubernur tersebut,” ungkapnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kredit perbankan 2025 tumbuh 9,69 persen (yoy), masih dalam kisaran target BI 8–11… Read More
Poin Penting Indonesia-India dorong ekosistem AI inklusif dan beretika melalui kerja sama strategis. AI diposisikan… Read More
Poin Penting PT Agincourt Resources, entitas usaha UNTR, termasuk dalam 28 perusahaan yang dicabut izin… Read More
Poin Penting BI mengakui pelemahan rupiah dipengaruhi persepsi pasar terhadap proses pencalonan Deputi Gubernur BI,… Read More
Poin Penting Eastspring Indonesia menargetkan pertumbuhan AUM sekitar 10 persen pada 2026 Perusahaan menyiapkan peluncuran… Read More
Poin Penting Indonesia–Inggris sepakat memperkuat kemitraan strategis di sektor maritim dan keuangan Kerja sama maritim… Read More