Poin Penting
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan sejumlah tujuan strategis untuk periode 2026-2030 dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan pasar modal Indonesia.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, berharap pasar modal Indonesia dapat masuk ke dalam jajaran top 10 bursa dunia berdasarkan kapitalisasi pasar atau nilai transaksi sekaligus memberikan manfaat optimal bagi investor, emiten, dan perekonomian nasional.
“BEI juga menetapkan sejumlah asumsi berdasarkan kondisi makroekonomi nasional dan global. BEI mengasumsikan nilai RNTH pada tahun 2026 pada angka Rp15 triliun. Dari sisi pecatatan, kami menargetkan 555 pecatatan efek di tahun 2026, di antaranya 50 saham baru,” kata Iman dalam sambutannya di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat ke Posisi 8.724
Iman menambahkan, BEI juga akan terus memanfaatkan berbagai hal dan kanal distribusi informasi untuk mencapai target pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia, sebanyak dua juta investor baru pada 2026.
“Kami percaya agar terwujud visi ini dibutuhkan sinergi seluruh stakeholder, untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari emiten, anggota bursa, dan seluruh pemangku kepentingan agar Master Plan BEI 2026-2030 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi pasar modal Indonesia,” imbuhnya.
Sementara itu, terkait dengan target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 10.000 oleh Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, Iman menegaskan pihak BEI tak memberikan target pada indeks, namun pihaknya tetap optimis IHSG dapat terus bergerak positif.
“Saya tidak targetin indeks, optimisme iya,” tegas Iman.
Baca juga: Purbaya: Akhir 2026 IHSG Berpotensi Tembus 10.000, Ini Kalkulasinya
Adapun, pada perdagangan perdana 2026 Jumat (2/1) IHSG dibuka menguat ke level 8.689,18 dari posisi sebelumnya 8.646,93 atau naik 0,49 persen.
Kemudian, berdasarkan statistik RTI Business, hingga awal perdagangan, tercatat sebanyak 674,59 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 82 ribu kali, serta total nilai transaksi sebesar Rp420,23 miliar. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Qoala Plus menggelar Qonnect+ 2026 di lima kota (Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Jakarta)… Read More
Poin Penting Fitch Ratings menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun peringkat Sovereign… Read More
Bank Sampoerna menggandeng KSP Sahabat Mitra Sejati untuk menyerahkan donasi senilai Rp 35.000.000,- kepada siswa-siswa… Read More
Poin Penting LPS melantik pejabat baru di level Direktur Eksekutif, Direktur Group, Kepala Divisi, dan… Read More
Poin Penting PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia meluncurkan AlliSya CI Hasanah, proteksi penyakit kritis… Read More
Poin Penting Lebih dari 40 ribu nasabah Bank Jago (UUS) gunakan Kantong Haji dan Umrah;… Read More