Jakarta – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut evakuasi ambruknya bagian dalam bursa.
Orang no 1 bursa tersebut terliat sibuk mondar-mandir menggotong beberapa korban yang mengalami patah tulang.
“Mohon mas-mas kita bantu-bantu. Klo bisa jangan foto-foto dulu,” kata Tito menghimbau beberapa warga yang menonton ambruknya bagian dalam gedung BEI.
Berdasarkan pantauan Infobank, Senin, 15 Januari 2018, banyak korban yang terkena reruntuhan tersebut.
Belum diketahui apa sebab dari kejadian tersebut dan bagian pengelola gedung belum memberikan pernyataanya.
Seperti diketahui, selain kantor pusat BEI di gedung tersebut pun terdapat beberapa perusahaan yang menjadi tenant seperti BCA, Strarbucks, CIMB Niaga, EY, Eximbank dan masih banyak lagi.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui berapa jumlah korban yang terdampak dari kejadian tersebut. (*)
Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More
Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group ASING, Aseng dan Asep. Bank milik… Read More