Keuangan

Bos Asuransi TRIPA Pamer Kinerja Positif dalam 5 Tahun Terakhir

Jakarta – Direktur Utama TRIPA, G.C. Koen Yulianto memaparkan kinerja keuangan TRIPA yang berhasil meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir dan mampu bangkit dari era pandemi Covid-19.

Kinerja yang positif itu, kata Koen, terlihat dari gross premium written atau pendapatan premi yang tumbuh 169,38 persen menjadi Rp1,41 triliun pada 2023, dibandingkan pada 2019 yang tercatat sebesar Rp837,67 miliar.

Dengan capaian tersebut, Koen optimis pendapatan premi TRIPA hingga akhir 2024 dapat mencapai Rp1,7 triliun.

Baca juga: 46 Tahun Berdiri, Asuransi TRIPA Gencar Berkolaborasi di Era Digitalisasi

“Di mana di bulan Juli 2024 lalu, TRIPA mampu membukukan gross premi di Rp963,44 miliar tumbuh 38,46 persen yoy dan mencapai 132 persen dari RKAB 2024. TRIPA berambisi mengejar gross premi di 2024 ini mencapai Rp1,7 triliun,” ucap Koen dalam sambutannya di Jakarta, 21 Agustus 2024.

Selain dari pendapatan premi, TRIPA juga berhasil mencatatkan pertumbuhan laba hingga 269,02 persen sejak tahun 2019 menjadi Rp102,89 miliar dibandingkan tahun 2023 yang tercatat Rp38,25 miliar.

Baca juga: Industri Asuransi Harus Kredibel dan Bisa Dipercaya

“Di sisi ekuitas, tahun 2019 ekuitas TRIPA Rp471,29 miliar dan di tahun 2023 mencapai Rp629,51 miliar atau tumbuh 133,57 persen dibanding tahun 2019. Dari sisi aset di tahun 2019 TRIPA mempunyai aset Rp1,7 triliun dan di 2023 mencapai Rp3,49 triliun atau sudah naik 204,83 persen dibanding tahun 2019,” imbuhnya.

Adapun, dari sisi kesehatan perusahaan, kondisi TRIPA juga terjaga sangat baik. Ini terlihat dari risk based capital (RBC) yang sebesar 144,88 persen, rasio kecukupan investasi 128,05 persen, combine operating ratio 91,65 persen, hingga rasio likuiditas tercatat 170,01 persen.

Diketahui, tepat pada hari ini, 21 Agustus 2024 PT Asuransi Tri Pakarta atau TRIPA sebagai perusahaan asuransi umum telah menginjak usia 46 tahun. Sejumlah capaian positif telah diraih oleh perseroan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

2 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

3 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

7 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago